Breaking News:

Tempat Wisata

Healing ke NTT, Ada Air Terjun Hangat dan Kolam Air Panas di Manggarai Timur, Menenangkan!

Destinasi wisata untuk healing di NTT, air terjun hangat dan kolam air panas di Manggarai Timur yang alami dan menenangkan

Tayang:
KOMPAS.COM/DOK/STAF DINAS PARIWISATA MANGGARAI TIMUR/ALBERTUS JEHAMIN
WAE MAPOS - Destinasi wisata untuk healing di NTT, air terjun hangat dan kolam air panas di Manggarai Timur yang alami dan menenangkan 

Destinasi wisata untuk healing di NTT,  air terjun hangat dan kolam air panas di Manggarai Timur yang alami dan menenangkan

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) dikenal sebagai "Pulau Seribu Air Terjun dan Kolam Air Panas."

Salah satu kabupaten di Flores yang menyimpan keindahan alam ini adalah Kabupaten Manggarai Timur, yang terletak di antara Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai.

Kabupaten ini menawarkan berbagai destinasi wisata menarik, termasuk kolam air panas yang menenangkan.

Bagi anda yang ingin menikmati wisata air panas, salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Manggarai Timur adalah Wae Kolang atau Wae Mapos, yang terletak di Desa Compang Kempo, Kecamatan Rana Mese.

Menurut Albertus Jehamin, Staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, "Untuk mencapainya, pengunjung dapat berkendara dengan mobil atau motor melewati jalan menuju Kampung Comu dan berbelok menuju Bendungan Wae Dingin, Kecamatan Rana Mese. Selanjutnya, trekking menuju mata air panas sekitar 20 menit."

Lokasi mata air panas ini berada di pinggiran sawah warga, memberikan suasana alam yang tenang dan alami.

Salah satu keunggulan mata air panas ini adalah debit airnya yang tetap stabil sepanjang tahun, sehingga pengunjung bisa menikmati kehangatan air kapan saja.

Kolam mata air panas ini memiliki diameter sekitar 10 meter, dan air panasnya mengalir menuju Daerah Aliran Sungai (DAS) Wae Dingin.

Dari sana, airnya jatuh membentuk Air Terjun Wae Mapos yang terkenal. Menariknya, air terjun ini terasa hangat karena aliran airnya berasal dari mata air panas.

Albertus Jehamin berpendapat bahwa potensi wisata di tempat ini sangat besar dan harus dimanfaatkan.

Masyarakat harus memanfaatkan peluang ini untuk mengembangkan daya tarik wisata.

Selain itu, kedekatannya dengan Desa Wisata Golo Loni memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati kedua tempat ini dalam satu paket perjalanan.

Jehamin juga menekankan pentingnya kerjasama antar pemerintah desa untuk mengembangkan potensi wisata di kawasan ini.

"Konsep pariwisata berbasis masyarakat, yang menjadi misi pembangunan pariwisata di Kabupaten Manggarai Timur, dapat diimplementasikan dengan memberdayakan masyarakat di sekitar destinasi wisata ini agar mampu membaca peluang serta mengambil peran dalam pengembangan pariwisata," jelasnya.

Halaman 1/2
Tags:
Pulau FloresNusa Tenggara TimurManggarai TimurWae Mapos
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved