Breaking News:

Program 100 Hari Kerja

Program 100 Hari Kerja Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Pendidikan hingga Ketahanan Pangan Jadi Fokus

Inilah program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Ngawi, Jawa Timur, Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Delta Lidina
Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
100 HARI KERJA - Inilah program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Ngawi, Jawa Timur, Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko. 

Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan yang cukup gizi. 

Baca juga: Rekam Jejak Ony Anwar Harsono Bupati Ngawi yang Dilantik Prabowo, Pernah Jadi Penasehat Yayasan

4. Program Ngawi Berbenah

Program ini fokus pada pembangunan infrastruktur di berbagai bidang, seperti jalan, jembatan, sekolah, dan puskesmas.
 
5. Program Ngawi Smart City

Program ini bertujuan untuk menjadikan Ngawi sebagai kota yang cerdas dan modern dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. 

Panen Raya bersama Wagub Emil Dardak dan Menko Pangan

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan RI, Zulkifli Hasan melakukan panen raya di area persawahan Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Ngawi, Jawa Timur, seluas 5 hektare, Senin (3/3/2025). 

PANEN RAYA NGAWI - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan RI, Zulkifli Hasan, melakukan panen raya di area persawahan Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Ngawi, Jawa Timur, seluas 5 hektare, Senin (3/3/2025). Ia memastikan pelaksanaan program seasembada pangan dorong kesejahteraan petani.
PANEN RAYA NGAWI - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan RI, Zulkifli Hasan, melakukan panen raya di area persawahan Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Ngawi, Jawa Timur, seluas 5 hektare, Senin (3/3/2025). Ia memastikan pelaksanaan program seasembada pangan dorong kesejahteraan petani. (Dok. Humas Pemprov Jatim)

Panen raya padi di Ngawi juga diikuti oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) Yandri Susanto, Wamendag Dyah Roro Esti, hingga Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi. 

Emil Dardak mengatakan, lebih dari 17,4 persen produksi gabah seluruh Indonesia ada di Jatim.

Sehingga cita-cita besar pemerintah mewujudkan swasembada pangan secara nasional dapat terealisasi. 

“Terwujudnya swasembada pangan harus selaras dengan peningkatan kesejahteraan petani. Kami meyakini cita-cita swasembada pangan harus berdiri di atas seluruh kesejahteraan para petani," ungkapnya. 

Selain itu, lanjutnya, percepatan swasembada pangan nasional juga harus didukung oleh ketersediaan pupuk bagi petani. 

"Izinkan kami menyampaikan terima kasih kami karena mewujudkan swasembada akan meningkatkan kesejahteraan petani, tapi juga harus didukung ketersediaan pupuk," jelasnya. 

"Kami optimistis di bawah orkestrasi Menko Pangan, swasembada pangan nasional terwujud dan kontribusi terbesar dari Jawa Timur," imbuhnya. 

Baca juga: 7 Oleh-Oleh Lezat Khas Ngawi Jawa Timur yang Wajib Dibawa Pulang Saat Mudik Lebaran 2025!

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan, selama ini sektor pangan belum menjadi fokus dan prioritas utama. 

Maka, perintah Presiden RI Prabowo Subianto menekankan swasembada harus diwujudkan secepat-cepatnya, baik pangan maupun swasembada nutrisi dan gizi yang berasal dari protein, daging dan ikan. 

Halaman 2/3
Tags:
Ony Anwar HarsonoDwi Rianto JatmikoNgawi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved