Breaking News:

Paus Fransiskus Wafat

Paus Fransiskus Sakit Apa Sebelum Wafat? Infeksi Paru Hingga Radang Selaput Dada, Rapuh Saat Paskah

Paus Fransiskus ada riwayat sakit apa sebelum meninggal? Ada infeksi paru hingga radang selaput dada, sudah sangat rapuh saat momen Paskah 2025

Tayang:
YouTube Al Jazeera
RIWAYAT SAKIT PAUS FRANSISKUS - Paus Fransiskus ada riwayat sakit apa sebelum meninggal? Ada infeksi paru hingga radang selaput dada, sudah sangat rapuh saat momen Paskah 2025 

Paus Fransiskus ada riwayat sakit apa sebelum meninggal? Ada infeksi paru hingga radang selaput dada, sudah sangat rapuh saat momen Paskah 2025

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Vatikan mengumumkan bahwa Paus Fransiskus telah meninggal dunia pada usia 88 tahun.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui saluran Telegram Vatikan, Kardinal Kevin Farrell menyebut bahwa Paus menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (21/4/2025) pukul 07.35 pagi waktu setempat, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Paus Fransiskus, pemimpin pertama Gereja Katolik Roma yang berasal dari Amerika Latin, telah menjabat selama 12 tahun.

Sepanjang masa kepemimpinannya, ia kerap menghadapi berbagai persoalan kesehatan.

Dalam beberapa minggu terakhir, ia mengalami komplikasi serius akibat pneumonia ganda yang membuatnya harus menjalani perawatan intensif selama lima minggu di Rumah Sakit Gemelli, Roma.

Baca juga: Paus Fransiskus Meninggal, Siapa Calon Pengganti Terkuat? Vatikan Siapkan Pemimpin Baru Katolik

PAUS FRANSISKUS WAFAT - Potret Paus Fransiskus diambil dari YouTube pada Senin (21/4/2025). Paus Fransiskus sempat memberikan pesan pada Hari Raya Paskah 2025 sebelum meninggal pada Senin (21/4/2025).
PAUS FRANSISKUS WAFAT - Potret Paus Fransiskus diambil dari YouTube pada Senin (21/4/2025). Paus Fransiskus sempat memberikan pesan pada Hari Raya Paskah 2025 sebelum meninggal pada Senin (21/4/2025). (YouTube NBC News)

Kepergian Paus terjadi hanya sehari setelah kemunculannya yang mengharukan di Lapangan Santo Petrus dalam Misa Minggu Paskah pada Minggu (20/4/2025).

Meski belum pulih sepenuhnya, Paus Fransiskus tetap menyapa umat dari balkon Basilika Santo Petrus, menyampaikan berkat serta ucapan "Selamat Paskah" kepada puluhan ribu umat yang hadir.

Serukan Israel Stop Kekejaman di Gaza

Dalam pidato Paskah yang sebagian besar dibacakan oleh Uskup Agung Vatikan karena kondisi fisiknya yang lemah, Paus Fransiskus kembali menyoroti krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza. 

Ia menyerukan perdamaian dan menyampaikan empatinya terhadap penderitaan warga sipil, khususnya komunitas Kristen di wilayah tersebut.

Baca juga: Pesan Penting Paus Fransiskus di Hari Raya Paskah 2025, Kenangan Terakhir Sebelum Kini Wafat

"Saya memikirkan rakyat Gaza, dan khususnya masyarakat Kristennya, di mana konflik mengerikan terus menyebabkan kematian dan kehancuran serta menciptakan situasi kemanusiaan yang dramatis dan menyedihkan," ucap Paus dalam pesan Paskahnya, seperti dikutip dari dw.com.

Selain menyerukan gencatan senjata, Paus Fransiskus juga mengangkat pentingnya kebebasan beragama dan toleransi antarumat dalam membangun dunia yang damai.

"Tidak akan ada perdamaian tanpa kebebasan beragama, kebebasan berpikir, kebebasan berekspresi, dan menghormati pandangan orang lain," tegasnya.

Momen singkat kehadirannya di tengah umat disambut dengan tepuk tangan dan sorak haru.

Halaman 1/2
Tags:
Paus FransiskusVatikanmeninggal dunia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved