Breaking News:

Program 100 Hari Kerja

Program 100 Hari Kerja Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Dana Rp 500 M untuk Bantuan Sekolah Lama

Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Eri Cahyadi dan Armuji.

Tayang:
Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
100 HARI KERJA - Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Eri Cahyadi dan Armuji. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Eri Cahyadi dan Armuji.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji langsung menerapkan visi misi dan program-program kerjanya.

Diketahui, Eri Cahyadi dan Armuji telah dilantik oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 lalu.

Eri Cahyadi tancap gas untuk bidang pendidikan di Surabaya.

Wali Kota Surabaya tersebut, memperketat bantuan untuk sekolah baru. Hal ini untuk memastikan sekolah lama terus bisa meningkatkan kualitas pendidikan.

Kebijakan tersebut diambil setelah melalui beberapa evaluasi. Di antaranya, semakin berkurangnya jumlah siswa di sekolah pada tiap proses penerimaan murid baru. 

"Sering saya sampaikan, saya tidak pernah membantu sekolah yang baru, melainkan akan membantu sekolah yang lama" kata Cak Eri ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (30/4/2025).

"Kenapa jumlah murid selalu berkurang? Karena (pendirian) sekolah tidak terkontrol. Akhirnya, tidak pas jaraknya (masing-masing sekolah)," kata Cak Eri.

Acap kali, sebuah sekolah berdiri tidak jauh dengan sekolah lain. Selain membuat lokasi sekolah tidak merata, juga menyebabkan sebaran jumlah siswa tidak sama. "Pada satu wilayah itu, ada yang jumlah siswanya banyak, ada yang tidak banyak," katanya.

Hingga saat ini jumlah SD di Surabaya mencapai 664 lembaga (284 lembaga negeri dan 380 lembaga swasta). Sedangkan untuk jumlah SMP, Surabaya memiliki 330 lembaga (63 lembaga negeri dan 267 lembaga swasta).

Pertimbangan lainnya, APBD Surabaya juga terbatas. Anggaran pendidikan Kota Surabaya yang digunakan untuk Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) di Kota Surabaya meningkat setiap tahunnya.

Pada tahun 2024 misalnya. Pemkot Surabaya mengalokasikan Bopda senilai Rp 500 miliar yang mencakup untuk pembiayaan SD dan SMP negeri dan swasta. 

Perinciannya, jenjang SD/Mi mencakup 350 sekolah dengan alokasi Rp 250 miliar, sedangkan untuk jenjang SMP/MTs mencakup 229 sekolah dengan jumlah alokasi yang sama.

Baca juga: Program 100 Hari Kerja Eri Cahyadi di Surabaya, Kebut Bangun Infrastruktur Demi Atasi Banjir

Formulasi Bopda yang diterima sekolah berbeda disesuaikan berdasarkan rombongan belajar (rombel). Untuk SD/Mi sekitar Rp 3 jutaan dan jenjang SMP/Mts Rp 5 jutaan.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Tags:
Eri CahyadiArmujiSurabaya
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved