Breaking News:

Program 100 Hari Kerja

Program 100 Hari Kerja Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Siapkan Program Bedah Rumah

Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa.

Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa langsung menerapkan visi misi dan program-program kerjanya.

Diketahui, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa telah dilantik oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 lalu.

Program yang diprioritaskan oleh Jaya Negara satu di antaranya program bedah rumah atau perbaikan rumah tidak layak huni.

Dimana tahun 2025 ini, dianggarkan untuk 20 unit program bedah rumah.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara menjelaskan ke depan, bantuan bedah rumah atau Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni menjadi Layak Huni secara bertahap akan terus ditingkatkan.

Termasuk juga bantuan perlengkapan rumah tangga.

"Hal ini untuk membantu masyarakat Kota Denpasar, sehingga perbaikan rumah dapat lebih baik lagi dengan dilengkapi berbagai perabotan, dan mencapai  rumah sehat layak huni yang berkelanjutan," kata Jaya Negara.

Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, I Gede Cipta Sudewa Atmaja mengatakan, sebelumnya di Tahun 2024 Pemkot Denpasar telah merealisasikan total 35 Unit dengan menyasar Rumah Tidak Layak Huni masyarakat kurang mampu.

Jumlah tersebut terdiri atas Bantuan RLH yang dilaksanakan pada Anggaran Induk dan Anggaran Perubahan TA. 2024. 

Selain itu juga terdapat 1 unit Bantuan CSR Rumah Layak Huni dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, 1 unit Bantuan CSR Rumah Layak Huni dari DPD Himppera Bali dan 1 unit Bantuan CSR Rumah Layak Huni dari DPD REI Bali.  

Pada tahun 2025 ini, Pemkot Denpasar kembali merealisasikan sebanyak 20 unit bantuan Rumah Layak Huni. 

Adapun anggarannya sudah mulai ditingkatkan yakni sebesar Rp 90 Juta. 

Dimana, dalam pelaksanaan realiasi bantuan bedah rumah ini, pembangunan juga mengedepankan style Bali sebagai identitas budaya dalam bangunan di Bali. 

BEDAH RUMAH DENPASAR - Penyerahan bantuan rumah layak huni tahun 2024 kemarin .
BEDAH RUMAH DENPASAR - Penyerahan bantuan rumah layak huni tahun 2024 kemarin . (TribunBali/Istimewa)

Hal ini terbukti dengan tetap digunakannya ornamen Bali seperti Ikuh Celedu dan Bentala pada bangunan atap.

“Kami rancang secara berkelanjutan dirancang bantuan, sehingga perbaikan rumah dapat lebih baik lagi, dan mencapai rumah sehat yang layak huni secara berkelanjutan,” katanya

Terkait penetapan penerima, Cipta Sudewa mengatakan bahwa penerima bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni menjadi Rumah Layak Huni ini telah melalui berbagai tahapan dan verifikasi. 

Hal ini mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk selanjutnya di verifikasi oleh Tim dan dianggarkan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan terkait pengerjaan fisik. 

“Tentunya kami berharap Program bedah rumah/ Perbaikan RTLH akan terus memberikan manfaat sebagai progran pro rakyat dalam menyediakan rumah layak huni, mudah-mudahan segala upaya untuk memenuhi kebutuhan perumahan berkelanjutan yang layak bagi masyarakat dapat dioptimalkan,” harapnya.

Wali Kota Denpasar Terima Penghargaan

Pemerintah Kota Denpasar kembali sukses meraih penghargaan di tingkat nasional. 

Kali ini, ibukota Provinsi Bali ini sukses meraih Penghargaan Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan Kinerja Tinggi. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto kepada Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara pada Peringatan HUT Otonomi Daerah ke-29 Tahun 2025 di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat 25 April 2025. 

Penghargaan ini diberikan atas prestasi Kota Denpasar yang menjadi terbaik kedua nasional tingkat kota sebagai Daerah Peraih Penghargaan Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan skor 3,7751 dan Status Kinerja Tinggi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) Tahun 2024.

Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto dalam sambutannya menekankan bahwa perbaikan tata pelayanan publik harus menjadi tujuan utama. 

Di mana, Pemerintah Daerah harus dekat dengan masyarakat dan ikut merasakan keresahan yang dirasakan oleh masyarakatnya. 

Sehingga mampu mewujudkan kedaulatan daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat. 

100 HARI KERJA - Wali Kota Denpasar Jaya Negara terima penghargaan prestasi tingkat nasional penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan kinerja tinggi.
100 HARI KERJA - Wali Kota Denpasar Jaya Negara terima penghargaan prestasi tingkat nasional penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan kinerja tinggi. (TribunBali/Istimewa)

"Sinergi pusat dan daerah merupakan keharusan untuk mencapai cita-cita bangsa sebagaimana telah dituangkan dalam konstitusi. Sebagai upaya penguatan komitmen dan mengharmoniskan langkah bersama, maka pada Peringatan Hari Otda ke-29 tahun 2025 diangkat tema Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

Sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Presiden RI Prabowo Subianto tentang kesatuan visi, Bima Arya mengatakan bahwa arah kebijakan strategis serta langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan di setiap tingkatan pemerintahan menjadi salah satu kekuatan utama Bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan besar menuju Indonesia Emas. 

Dikatakannya, hal-hal strategis yang perlu menjadi perhatian utama di pusat maupun di daerah di antaranya mewujudkan swasembada pangan, mewujudkan swasembada energi, pengelolaan sumber daya air, mewujudkan pemerintahan transparan, akuntabel, bebas korupsi, mengembangkan kewirausahaan yang membuka lapangan pekerjaan, peningkatan akses kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan merata, dan reformasi birokrasi. 

Lebih lanjut, Bima Arya mengatakan bahwasanya penting bagi pemerintah daerah untuk tidak hanya menjadi pelaksana tetapi harus menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal. 

Upaya peningkatan kapasitas daerah menjadi prioritas dengan memberikan atensi pada penguatan SDM, Peningkatan kapasitas keuangan dan penguatan kelembagaan. 

"Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak bagi terwujudnya pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang lebih prima, dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh pelosok nusantara," ujar Bima Arya Sugiarto.

Sementara, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih Pemkot Denpasar

Jaya Negara juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pemangku kebijakan dan seluruh masyarakat yang telah mendukung program pembangunan di Kota Denpasar.

“Kami menyadari program pembangunan yang telah dijalankan masih memiliki  ruang untuk lebih dioptimalkan, sehingga menjadi evaluasi kami untuk terus berbenah. Capaian ini akan kami jadikan motivasi untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara. (TribunNewsmaker/TribunBali)

Sumber: Tribun Bali
Tags:
DenpasarBaliI Gusti Ngurah Jaya NegaraJaya NegaraI Kadek Agus Arya Wibawa
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved