Berita Viral
BOCOR! Suara di Video, Kadin Cilegon & Ormas Peras Investor Rp 5 Triliun, Gubernur Banten Tertampar
Bocor! Suara di video, Kadin Cilegon dan Ormas peras paksa jatah proyek ke investor Rp 5 triliun, Gubernur Banten Andra Soni ikut 'tertampar', malu
Editor: Agung Budi Santoso
Bocor! Suara di video, Kadin Cilegon dan Ormas peras paksa jatah proyek ke investor Rp 5 triliun, Gubernur Banten Andra Soni ikut 'tertampar', malu
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Video seorang pengusaha lokal di Kota Cilegon yang secara terang-terangan meminta jatah proyek senilai Rp 5 triliun tanpa proses lelang kepada investor asing, mendadak viral di media sosial.
Tindakan yang terekam dalam sebuah audiensi resmi itu sontak memantik gelombang amarah—bukan hanya dari warganet, tapi juga pemerintah pusat.
Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat perwakilan dari China Chengda Engineering Co., Ltd (CCE) tengah melakukan pertemuan resmi dengan para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon pada Jumat (9/5/2025).
“Tanpa ada lelang, porsinya harus jelas tanpa ada lelang, Rp 5 triliun untuk Kadin (atau) Rp 3 triliun untuk Kadin tanpa ada lelang lagi,” ujar salah satu anggota Kadin dengan nada tegas dan penuh tuntutan, dalam video yang mencuat pada Selasa (13/5/2025).
Permintaan ini membuat suasana audiensi mendadak tegang. Perwakilan dari CCE yang hadir pun tampak kebingungan merespons permintaan yang di luar dugaan itu.
“Sebenarnya bagaimana cara mengatakan, bagaimana cara melakukan subkontrak, saya akan berbagi dengan Anda. Namun bagaimana cara mengatakan untuk membuktikan apa yang dapat Anda lakukan,” jawab perwakilan CCE dengan hati-hati.
Dalam dialog tersebut, anggota Kadin mengungkap bahwa nilai proyek pembangunan pabrik Chlor Alkali – Ethylene Dichloride (CA-EDC) mencapai Rp 17 triliun—dan sebagian besarnya, menurut mereka, belum digarap.
“Kegiatan yang diberikan total Rp 1 triliun kurang lebih, artinya masih ada Rp 15 triliun. Dari Rp 15 triliun, berapa yang untuk lokal? Poinnya saja,” kata Salim, anggota Kadin lainnya yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Gubernur Banten Angkat Suara: "Saya Sangat Menyayangkan"
Gubernur Banten Andra Soni tak tinggal diam. Ia mengaku telah menonton rekaman tersebut dan menyampaikan keprihatinannya atas sikap Kadin Cilegon yang dinilainya bertolak belakang dengan semangat investasi nasional.
“Saya sangat menyayangkan. Teman-teman Kadin adalah organisasi resmi yang mestinya paham tentang regulasi dan harus mendukung terlaksananya proyek strategis nasional,” tegas Andra saat dihubungi Kompas.com, Selasa (13/5/2025).
Andra menyebut kasus ini sudah sampai ke meja Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, dan dirinya dijadwalkan menghadiri pertemuan penting keesokan harinya.
“Rencananya besok saya diundang oleh menteri investasi membahas soal permasalahan ini. Nanti saya kabari hasilnya,” katanya.
Gubernur juga menjelaskan bahwa proyek senilai Rp 17 triliun ini bukan proyek biasa. Pabrik yang dibangun akan memproduksi 400.000 ton soda kaustik padat dan 500.000 ton ethylene dichloride (EDC) per tahun—komponen penting dalam pengembangan baterai kendaraan listrik.
Polisi Bergerak, Dugaan Pelanggaran Diselidiki
Di tengah polemik yang menggelora, Ditreskrimum Polda Banten langsung turun tangan. Penyidik mulai menyelidiki dugaan permintaan jatah proyek oleh oknum pengusaha lokal kepada pihak asing.
| Sosok Ronald Arman, Kepala Imigrasi Jakarta Barat yang Kena OTT KPK, Pernah Tangani Kasus WNA |
|
|---|
| Penyebab Tingginya Pernikahan Dini di Jatim, Tembus 7.590 Kasus Sepanjang 2025: Faktor Kemiskinan |
|
|---|
| Sufmi Dasco Sebut Nanik S Deyang Pilihan Tepat Pimpin BGN: Rajin Sidak hingga Turun ke Lapangan |
|
|---|
| Sosok Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN Baru Pilihan Prabowo, Dulunya Kerja Jadi Pengawas Keuangan |
|
|---|
| Sosok Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri yang Tersingkir dari Kursi Wakil Kepala BGN, Dulunya Kapolres |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/kadin-ormas-peras-investor.jpg)