Breaking News:

Ijazah Jokowi

Bertubi Serang Ijazah, Dokter Tifa Kini Memohon ke Jokowi: Bapak Ikhlas Lihat Perempuan Dipenjara?

Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa kini mulai mainkan emosi Jokowi setelah terancam dipenjara akibat tuduhan ijazah palsu.

Editor: galuh palupi
Capture YouTube Tribun Bengkulu
POLEMIK IJAZAH JOKOWI - Capture YouTube Tribun Bengkulu menampilkan Dokter Tifa dan Jokowi. Dokter Tifa menangis memohon Jokowi tunjukkan ijazah asli 

"Ibu rumah tangga ini, perempuan ini, hanya karena ingin menegakan kebenaran mau dipenjara ? Apakah pak Jokowi ikhlas melihat saya dipenjara tanpa beliau menunjukan ijazahnya ? Apaka pak Jokowi juga pengen bu Kurnia dipenjara juga ? Masya Allah," katan Tifauzia Tyassuma.

Baca juga: Bandingkan Ijazah Jokowi, Roy Suryo, Dokter Tifa, dan Rismon Sianipar yang Sama-sama Lulusan UGM

Pitra Romadoni pun mencoba membungkam Dokter Tifa.

Ia mengatakan Tifauzia Tyassuma sudah sejak lama mengkritisi Jokowi, bahkan ketika masih menjabat sebagai Presiden ke 7 RI.

POLEMIK IJAZAH JOKOWI - Capture YouTube Tribun Bengkulu menampilkan Dokter Tifa dan Jokowi. Dokter Tifa menangis memohon Jokowi tunjukkan ijazah asli
POLEMIK IJAZAH JOKOWI - Capture YouTube Tribun Bengkulu menampilkan Dokter Tifa dan Jokowi. Dokter Tifa menangis memohon Jokowi tunjukkan ijazah asli (Capture YouTube Tribun Bengkulu)

"Sejak tahun berapa ibu selalu membahas pak Jokowi ? Sudah lama saya kira, sejak beliau jadi presiden bu Tifa ini selalu mengkritis. Saya lihat juga di akun X tentang pak Jokowi mayoritas," kata Pitra.

Dia menilai dalam kasus ijazah ini sebenarnya Roy Suryo Cs yang lebih dulu memulai.

Bahkan Jokowi sampai dua kali digugat ke pengadilan, lalu dilaporkan ke Bareskrim Polri.

"Dalam kasus ini saya lihat yang memulai gong ini kan terlebih dulu mereka yang melaporkan. Mereka yang lebih dulu melakukan serangan secara hukum kepada pak Jokowi," katanya.

Namun kini ketika Jokowi melakukan serangan balik secara hukum, kata Pitra, Roy Suryo Cs justru merasa dikriminalisasi.

"Setelah pak Jokowi menggunakan hak hukumnya untuk counter attack mereka merasa dikriminalisasi. Jadi mereka merasa dizolimi," katanya.

Itu menurut Pitra sangat aneh.

"Jadi sangat aneh sekali ketika kasus yang mereka memulai. Apa yang kamu mulai, kau yang harus akhiri," tutup Pitra. (Tribunnewsmaker/Tribun Bogor)

Sumber: Tribun Bogor
Tags:
JokowiDokter TifaUGMPitra Romadoni
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved