Tempat Wisata
Bojonegoro Jatim Punya Bukit 853 Mdpl dengan Pemandangan yang Memukau, 1 Jam dari Pusat Kota
Bukit di Bojonegoro Jatim yang berada di ketinggian 853 mdpl dengan pemandangan yang memukau, waktu tempuh dari pusat kota sekitar 1 jam
Editor: Tim TribunNewsmaker
Bukit di Bojonegoro Jatim yang berada di ketinggian 853 mdpl dengan pemandangan yang memukau, waktu tempuh dari pusat kota sekitar 1 jam
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Terletak di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Negeri Atas Angin (yang juga dikenal dengan sebutan Bukit Cinta) menawarkan keindahan alam perbukitan yang menawan.
Tempat wisata ini menjadi pilihan favorit para pelancong, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Berada di ketinggian 853 meter di atas permukaan laut (mdpl), Negeri Atas Angin menyuguhkan panorama yang memukau.
Dari atas bukit, pengunjung bisa melihat hamparan Kota Bojonegoro, wilayah Saradan dan Nganjuk, serta aliran Sungai Bengawan Solo yang terkenal sebagai sungai terpanjang di Pulau Jawa.
Keindahan alam ini kerap dimanfaatkan oleh para muda-mudi sebagai latar untuk berswafoto, lengkap dengan ponsel dan tongkat narsis (tongsis) mereka.
Selain panorama yang memanjakan mata, Negeri Atas Angin juga dikenal sebagai spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset) di antara perbukitan.
Menariknya, pengelolaan kawasan wisata ini dilakukan secara mandiri oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), menjadikannya sebagai contoh pemberdayaan potensi lokal yang patut diapresiasi.
Kisah Legenda Bukit Cinta
Tak hanya menawarkan pemandangan indah, Negeri Atas Angin juga menyimpan kisah legenda yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Konon, tempat ini menjadi saksi pertemuan Raden Putri Sekarsari dengan Sujono Puro.
Di puncak bukit tersebut, keduanya mengikat janji cinta sehidup semati dan kemudian menjadi pasangan suami istri.
Masyarakat setempat percaya bahwa Raden Putri dan Sujono Puro adalah leluhur mereka.
Tempat mereka mengikat janji kemudian dikenal sebagai Bukit Cinta.
Sementara itu, nama Sujono Puro diabadikan menjadi nama sebuah sendang (mata air), yakni Sendang Jonopuro.
Air di sendang ini dikenal sangat jernih dan tidak pernah surut, bahkan di musim kemarau.
| 4 Wisata di Solo Raya untuk Liburan Natal & Tahun Baru 2026, Jembatan Kaca hingga Cepogo Cheese Park |
|
|---|
| Di Klaten Jateng Ada Jalur Trekking Kalitalang dengan Pemandangan Merapi, Pas Buat Akhir Pekan |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Tempat di Karanganyar untuk Long Weekend, dari Wisata Pemandangan Hingga Kafe Hits |
|
|---|
| Di Jogja, Ada Angkringan Puncak Bibis dengan Pemandangan Indah & Makanan Enak, Pas Buat Long Weekend |
|
|---|
| Gunungkidul Punya Kafe Unik, Tawarkan Sensasi Nongkrong di Dalam Goa, 1 Jam 25 Menit dari Tugu Jogja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/negeri1.jpg)