Program Kerja Kepala Daerah
Program Kerja Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Ada Galeh Babelok untuk Promosi kepada Para Perantau
Inilah program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi dan Vasko Ruseimy.
Editor: Delta LP
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar, Adib Alfikri menyebut hampir semua asosiasi pengusaha Provinsi Riau ikut hadir dalam pertemuan tersebut.
Beberapa di antaranya seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta Real Estate Indonesia (REI).
"Dalam pertemuan itu, Gubernur memaparkan berbagai peluang investasi unggulan kepada para pengusaha dan perantau minang yang ada di Riau," ungkap Adib.
Baca juga: Program 100 Hari Kerja Bupati Pasaman Welly Suhery, Ada Pesan dari Gubernur Mahyeldi soal Visi Misi
Selain potensi investasi, pemerintah daerah juga menawarkan aset milik Pemda baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota untuk dikelola kepada para pengusaha.
Aset tersebut dapat dimanfaatkan pengusaha melalui skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) atau sistem sewa.
Hal serupa juga dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda. Ia mengatakan bahwa promosi pariwisata dalam program Galeh Babelok melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Rombongan yang hadir ke Riau tidak hanya dari unsur pemerintah. Pemprov juga mengikutsertakan pelaku homestay yang tergabung dalam Perhimpunan Homestay Seluruh Sumbar (PHSB) atau Indonesia Homestay and Smallholder Association (IHSA), pengelola desa wisata, serta PHRI Sumbar.
"Dinas Pariwisata membuka stan yang menampilkan berbagai informasi dan paket-paket wisata di lobi ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, tempat pertemuan gubernur dengan para pengusaha dan IKMR," jelas Budi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Novrial berharap program ini dapat memperluas pasar berbagai produk unggulan di Sumbar.
"Kami berharap, ini dapat memperluas jaringan pemasaran produk Sumbar di Provinsi Riau," tutur Novrial.
Pengoptimalan potensi perantau dan dunia usaha setempat ini, ditargetkan dapat menjadi solusi untuk pengembangan UMKM di Sumbar. Skema kerjasamanya bisa beragam, mulai dari kontrak dagang, kerja sama produksi, dan pola investasi.
Turut hadir sejumlah kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, Kepala Dinas Perindag, Novrial; Kepala Dinas Pangan, Iqbal Ramadipayana; Kepala DPMPTSP, Adib Alfikri; Kepala Dinas Pariwisata, Luhur Budianda; Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Febrina Tri Susila Putri; Kepala Biro Perekonomian, Kuartini Deti Putri; Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Mursalim; Kepala Biro Umum, Edi Dharma. (TribunNewsmaker/TribunPadang)
| Dulunya Pecinta Reptil, Bupati Indramayu Lucky Hakim Sebar Ular Koros ke Sawah, Ada Warga yang Resah |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Masih Cari Solusi Alternatif Atasi Sampah |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Komitmen Bangun Kota Ramah Inklusi |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Bakal Bangun RS Khusus Penyakit Dalam |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Tak Ada Skema 'Work Form Anywhere' untuk ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Program-Mahyeldi-dan-Vasko-Ruseimy-Sumatera-Barat.jpg)