Sosok
Sepak Terjang Dadang Supriatna Bupati Bandung, Tolak Program Barak Dedi Mulyadi, Disindir Balik
Simak sepak terjang Dadang Supriatna Bupati Bandung, tolak program barak militer Dedi Mulyadi, pamerkan tiga program unggulan miliknya.
Editor: ninda iswara
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Program pendidikan bergaya militer yang digagas Dedi Mulyadi rupanya tak mendapat sambutan hangat dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna.
Bahkan, secara terbuka Dadang menolak gagasan tersebut dan menyampaikan tiga program alternatif yang ia anggap lebih sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat Bandung.
Sebagai penyeimbang dari konsep barak militer yang ditawarkan Dedi, Dadang justru mengusung pendidikan Pancasila, pelestarian bahasa Sunda, serta pembelajaran membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Tak hanya itu, ia juga menekankan program unggulan “Magrib Mengaji” sebagai upaya pembinaan karakter anak-anak di wilayahnya.
Pernyataan Dadang ini disampaikan langsung saat gelaran Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Kabupaten Bandung.
Baca juga: Sosok & Profil Rini Soemarno, Eks Menteri BUMN Mangkir Sidang Tom Lembong, Sudah 4 Kali Dipanggil
Sindiran Dedi Mulyadi di Panggung MTQ
Sebelum Dadang menyampaikan program-programnya, Dedi Mulyadi sempat lebih dulu melontarkan sindiran dalam sambutannya, termasuk menyinggung kondisi lingkungan di Kabupaten Bandung.
“Saya mengucapkan terima kasih juga dan rasa syukur dari Ciwidey, Kabupaten Bandung, yang kebun tehnya banyak dibabatin,” ucap Dedi.
Ia lalu melanjutkan, “Mudah-mudahan ke depan bisa kembali hijau, karena Quran mengajarkan hijau dan saya lihat Kabupaten Bandung bajunya juga hijau, makanya alamnya tidak boleh berubah, harus tetap hijau. Karena dari alam yang hijau akan mengalir air yang jernih dan putih.”
Sindiran pun tak berhenti di situ. Dedi kembali menyinggung Dadang secara tidak langsung dengan memberikan apresiasi kepada salah satu peserta MTQH.
“Terima kasih, dan nanti ke ajudan saya tadi sudah membaca Quran dengan baik, saya nitip Rp 50 juta. Karena untuk mencapai tingkatan itu lama,” kata Dedi.
Lalu ia menambahkan, “Tapi kalau yang tadi ngaji tadi Bupati Kabupaten Bandung, saya kasih 100 (juta),” ucapnya disambut tawa hadirin.
Dadang Supriatna Tegas Menolak Konsep Barak Militer
Menanggapi pernyataan Dedi, Dadang secara gamblang memaparkan alternatif program yang sudah dan akan diterapkan di Kabupaten Bandung.
Ia menekankan bahwa pendekatan keagamaan dan kebudayaan lebih sesuai diterapkan ketimbang sistem barak militer.
Sumber: Bangka Pos
| Sosok Robig Zaenudin, Eks Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Kini Dibui di Nusakambangan |
|
|---|
| Sosok Gatut Sunu Wibowo Bupati Tulungagung yang kena OTT KPK, Kekayaan Fantastis Tembus Rp 18 M |
|
|---|
| Sosok Justin Hubner Kekasih Jennifer Coppen, Pamer Foto Prewedding, Isyarat Pernikahan Makin Dekat |
|
|---|
| Perjalanan Karir Juwono Sudarsono Mantan Menhan Era Gus Dur & SBY, Menteri Berprestasi Mentereng |
|
|---|
| Sosok Juwono Sudarsono Mantan Menteri Pertahanan Era Presiden SBY & Gus Dur Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Dadang-Supriatna-menjadi-Bupati-terpilih-Pilkada-Bandung-2024.jpg)