Breaking News:

Program Kerja Kepala Daerah

Program Kerja Bupati Pacitan Jatim Indrata Nur Bayuaji, Beri Perhatian untuk Industri Kreatif

Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, Jawa Timur, Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin Sumrambah, beri perhatian untuk industri kreatif.

Tayang:
Editor: Delta LP
Instagram @prokopim.pacitan
PROGRAM BUPATI PACITAN - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, Jawa Timur, Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin Sumrambah, beri perhatian untuk industri kreatif. 

"Yang terpenting Galeri payu ini dapat menjadi ruang bagi semua komunitas UMKM di Pacitan yang bergerak dibidang craft dan karya seni lainnya," pungkasnya. 

PROGRAM BUPATI PACITAN - Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama istri Ketua Dekranasda Kabupaten Pacitan, Efi Indrata Nur Bayuaji (baju pink) saat meresmikan Galeri Payu berlokasi di Jalan Lintas Selatan kompleks Museum dan Galeri Seni SBY
PROGRAM BUPATI PACITAN - Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama istri Ketua Dekranasda Kabupaten Pacitan, Efi Indrata Nur Bayuaji (baju pink) saat meresmikan Galeri Payu berlokasi di Jalan Lintas Selatan kompleks Museum dan Galeri Seni SBY"ANI Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jatim, Jumat (23/5/2025). Galeri Payu Kabupaten Pacitan resmi lainching, Jumat (23/5/2025). Galeri Payu sendiri merupakan wadah mewadahi produk kriya dan kerajinan khas Pacitan. (Prokopim Kabupaten Pacitan)

Infrastruktur dan Kemiskinan Jadi Sorotan DPRD

Masing-masing fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pacitan memberikan pandangan umum terhadap Nota Penjelasan Bupati atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pacitan tahun 2025–2029.

Wakil rakyat, menyampaikan beragam catatan kritis dan masukan strategis terhadap arah pembangunan lima tahun ke depan pada rapat paripurna.

Fraksi Partai Demokrat menyoroti pentingnya kesinambungan antara perencanaan pembangunan nasional, provinsi, dan daerah.

Partai berlambang mercy ini  juga menekankan bahwa RPJMD harus selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), yang menjadi dasar penataan ruang dan struktur pembangunan di tingkat kabupaten dan provinsi. 

Pun Fraksi Golkar menekankan bahwa RPJMD merupakan dokumen perencanaan strategis daerah yang penting dan harus mampu diwujudkan dalam program konkret. 

Partai tertua ini menyoroti sektor pariwisata yang dalam dua tahun terakhir belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Mereka menilai  perlu pengelolaan yang lebih serius serta inovasi yang nyata agar mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Tak mau kalah, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti masalah salah sasaran dalam penyaluran bantuan sosial, khususnya dalam program pengentasan kemiskinan. 

Partai berlambang banteng memberi saran eksekutif menggelar job fair secara rutin untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda. 

PROGRAM BUPATI PACITAN - Rapat paripurna pandangan umum di ruang sidang utama DPRD Pacitan, Jalan Jendral Ahmad Yani, Pacitan, Jatim. Rapt paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Arif Setia Budi dan dihadiri oleh Bupati Indrata Nur Bayuaji, Wakil Bupati Gagarin, jajaran Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah.
PROGRAM BUPATI PACITAN - Rapat paripurna pandangan umum di ruang sidang utama DPRD Pacitan, Jalan Jendral Ahmad Yani, Pacitan, Jatim. Rapt paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Arif Setia Budi dan dihadiri oleh Bupati Indrata Nur Bayuaji, Wakil Bupati Gagarin, jajaran Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah. (TribunJatim/Istimewa)

Pun mereka mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang dapat menunjang pengembangan sektor pariwisata dan memperlancar akses masyarakat ke wilayah strategis. 

Di sisi lain, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengangkat isu pembangunan infrastruktur jalan dan perlunya pemerataan akses digital.

Dalam catatan partai pimpinan Muhaimin Iskandar ini masih banyak wilayah di Pacitan yang masuk dalam kategori blankspot internet, yang dapat menghambat transformasi digital dan pelayanan publik.

Serta fraksi Gabungan yang terdiri dari PKS, NasDem, dan PPP, menyoroti angka kemiskinan Pacitan yang masih berada di kisaran 13,08 persen pada tahun 2024. Mereka mempertanyakan strategi konkret pemerintah daerah dalam menurunkan angka tersebut dalam lima tahun ke depan. 

Sisi pembangunan tak kalah dikuliti oleh fraksi gabungan ini. Dimana tidak masuknya pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi dalam misi bupati, padahal kerusakan infrastruktur masih menjadi masalah serius di berbagai tingkatan, mulai dari jalan nasional, provinsi, kabupaten, hingga desa. 

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Tags:
Indrata Nur BayuajiGagarin SumrambahPacitanJawa Timur
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved