Sosok
100 Hari Kerja Farhan Wali Kota Bandung yang Dilantik Prabowo, Dinilai Minor Hanya Banyak Seremoni
100 hari kerja Farhan Wali Kota Bandung 2025, dinilai minor hanya banyak seremoni.
Editor: Candra Isriadhi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - 100 hari kerja Farhan Wali Kota Bandung 2025, dinilai minor hanya banyak seremoni.
Farhan merupakan Wali Kota Bandung, Jawa Barat periode 2025-2030.
Bersama wakil Wali Kota Erwin, Farhan akan menjalankan pemerintahan Kota Bandung selama 5 tahun ke depan.
Farhan dilantik pada Kamis (20/2/2025) oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sumpah jabatan Farhan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pada 100 hari kerja Wali Kota Bandung, Farhan tampaknya belum berdampak signifikan.
Penilaian ini datang dari anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana, yang menyoroti program unggulan Wali Kota Bandung saat memasuki 100 hari kerja.
Baca juga: Sepak Terjang Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi Panggil Dedi Mulyadi Raja, Gubernur Jabar Responsif
Pasangan tersebut mengusung tagline Bandung UTAMA (unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis) untuk mengemas semua program unggulannya. Tetapi hingga memasuki 100 hari kerja ini kinerja keduanya masih belum maksimal.
Andri mengatakan, Bandung UTAMA dirancang untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang mereka buat akan mengutamakan kepentingan masyarakat dan Kota Bandung di berbagai bidang, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pelayanan publik.
"Sekarang perihal Unggul, saya rasakan belum ada yang bisa diunggulkan dari pendahulunya terhadap kinerja 100 hari ini kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota sekarang," ujarnya saat dihubungi, Kamis (29/5/2025).
Ia mengatakan, jika menanyakan kepada masyarakat luas terkait kinerja Farhan dan Erwin saat memasuki 100 hari kerja tentunya mereka akan jujur bahwa hingga saat ini masih belum ada perubahan.
"Coba tanya masyarakat luas apa yang sudah dirasakan selama 100 kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota terpilih ini. Masyarakat akan jujur, apa yang mereka sampaikan sesuai apa yang mereka rasakan. Kalau memang sudah ada perubahan pasti akan bilang, kalau belum pasti akan bilang belum ada perubahan," katanya.
Sementara untuk Terbuka, Andri mengharapkan dalam satu minggu ini wali kota atau wakil wali kota membuka Pendopo Kota Bandung untuk menerima masyarakat yang mengadukan permasalahan yang dihadapinya langsung ke wali kota atau wakil wali kota.
Ia mengatakan, membuka pendopo semacam membuka aspirasi langsung dari masyarakat, baik berupa bantuan penyelesaian masalah, atau menampung masukan-masukan dari masyarakat dalam melakukan pembangunan Kota Bandung ke depan.
"Hal ini belum terlaksana, karena mungkin waktunya habis oleh berbagai acara seremonial yang dampaknya kurang secara luas dirasakan oleh masyarakat, jadi keterbukaan itu belum terlaksana dengan baik," ucap Andri.
Sumber: Tribun Jabar
| Sosok Robig Zaenudin, Eks Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Kini Dibui di Nusakambangan |
|
|---|
| Sosok Gatut Sunu Wibowo Bupati Tulungagung yang kena OTT KPK, Kekayaan Fantastis Tembus Rp 18 M |
|
|---|
| Sosok Justin Hubner Kekasih Jennifer Coppen, Pamer Foto Prewedding, Isyarat Pernikahan Makin Dekat |
|
|---|
| Perjalanan Karir Juwono Sudarsono Mantan Menhan Era Gus Dur & SBY, Menteri Berprestasi Mentereng |
|
|---|
| Sosok Juwono Sudarsono Mantan Menteri Pertahanan Era Presiden SBY & Gus Dur Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/sosok-Farhan-Wali-Kota-Bandung.jpg)