Breaking News:

Iran vs Israel

Profil Al Udied, Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Diserang Iran, Markas Terbesar, Garda Terdepan

Berikut profil Al Udied, pangkalan militer terbesar Amerika Serikat di Timur Tengah dirudal Iran, jadi garda terdepan.

Tayang:
Editor: ninda iswara
YouTube Kompas TV
PANGKALAN AL UDEID - Asrama di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar. Pakalan militer ini menjadi sasaran serang Iran pada Selasa (24/6/2025). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Untuk pertama kalinya sejak berdiri sebagai basis strategis Amerika Serikat di kawasan Teluk, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar menjadi sasaran serangan langsung dari Garda Revolusioner Iran.

Serangan rudal tersebut terjadi pada Senin malam, 23 Juni 2025, waktu setempat.

Meski begitu, sistem pertahanan udara Qatar berhasil menggagalkan seluruh serangan tersebut.

Rudal-rudal yang ditembakkan dari wilayah Iran berhasil dicegat sebelum sempat mencapai wilayah pangkalan, yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Doha.

“Berkat pertolongan Tuhan, kewaspadaan angkatan bersenjata, dan langkah-langkah pencegahan yang telah diambil sebelumnya, insiden ini tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka-luka,” demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Qatar dalam pernyataan resminya pada Selasa, 23 Juni 2025.

Baca juga: Sosok & Profil Reza Pahlavi, Putra Mahkota Iran Dekat dengan Israel, Serukan Perlawanan Ali Khamenei

Al Udeid, Jantung Komando Militer AS di Timur Tengah

Pangkalan Udara Al Udeid bukan sekadar fasilitas militer biasa.

Dibangun pada awal 1990-an dan mulai dioperasikan sepenuhnya oleh militer Amerika Serikat sejak 2002, pangkalan ini kini menjadi pusat aktivitas militer AS di kawasan Teluk.

Menurut informasi dari situs resmi USCENTCOM, CITADEL, lebih dari 10.000 personel militer AS dan pasukan koalisi bermarkas di Al Udeid.

Di antara satuan-satuan penting yang beroperasi di sini termasuk US Air Force Central Command (AFCENT), 609th Air Operations Center, serta sejumlah unit operasi khusus lainnya.

Menariknya, pendanaan pembangunan dan pengembangan pangkalan ini sebagian besar berasal dari pemerintah Qatar, sebagai bentuk komitmen terhadap aliansi strategis dengan Amerika Serikat.

Langkah ini turut memperkuat posisi Qatar sebagai mitra utama Washington di kawasan Timur Tengah.

Pusat Kendali Misi Udara Koalisi

Seiring waktu, Al Udeid menggantikan sejumlah pangkalan militer AS yang sebelumnya berada di Arab Saudi, dan kini berfungsi sebagai pusat komando utama untuk US Central Command (CENTCOM), US Air Force Central (AFCENT), 379th Air Expeditionary Wing, hingga Combined Air Operations Center (CAOC).

Meski dikenal sebagai pangkalan udara, kekuatan utama Al Udeid justru terletak pada kehadiran Combined Air Operations Center (CAOC).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
Al UdiedIranAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved