Breaking News:

Sosok

Sosok & Profil Widodo, Diduga jadi Otak Utama Pembuatan Ijazah Jokowi di Pasar Pramuka, Pernah Bantu

Berikut sosok dan profil Widodo, diduga jadi otak utama pembuatan ijazah Jokowi di Pasar Pramuka, pernah bantu usaha ayah Gibran Rakabuming.

Tayang:
Editor: ninda iswara
Twitter/X/Canva
IJAZAH JOKOWI - Sosok Widodo, diduga jadi otak utama pembuatan ijazah Jokowi di Pasar Pramuka, pernah bantu usaha ayah Gibran Rakabuming. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebuah tudingan serius kembali mencuat ke publik terkait keaslian ijazah milik mantan Presiden RI, Joko Widodo.

Nama seorang pria bernama Widodo ikut terseret dalam pusaran isu ini.

Ia dituding sebagai salah satu aktor utama yang terlibat dalam pembuatan ijazah yang diklaim palsu.

Tudingan tersebut dilontarkan oleh Beathor Suryadi, seorang politikus senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Beathor menyebut bahwa Widodo memiliki keterkaitan dengan pembuatan dokumen palsu tersebut, yang disebut-sebut terjadi di kawasan Pasar Pramuka, Jakarta Timur.

Widodo sendiri bukan sosok asing bagi Jokowi. Ia pernah menjadi bagian dari tim pendukung Jokowi dan mengaku telah mengenal mantan presiden itu sejak lama.

Baca juga: 8 Tudingan Amien Rais ke Jokowi, Tuduh Dalang Kecelakaan Anaknya, Sebut Punya Bunker di Rumah Solo

“Saya kenal Pak Jokowi dalam profesional pekerjaan,” ujar Widodo saat tampil di program Rakyat Bersuara yang tayang di iNews, Selasa malam, 1 Juli 2025.

“Jadi, 2001 sebelum [Jokowi] jadi wali kota,” lanjutnya.

Widodo juga mengungkap bahwa dirinya pernah terlibat membantu perusahaan milik Jokowi.

Namun, dari sisi dukungan politik, ia menyebut terakhir kali berperan pada tahun 2014 saat pemilihan umum.

Beathor Ungkap Kronologi Dugaan Pembuatan Ijazah

Dalam pernyataannya, Beathor mengaku memperoleh informasi penting dari Eko Sulistyo, mantan anggota KPUD Solo dan eks bagian dari tim pemenangan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Beathor menyebut Eko dan Widodo merupakan bagian dari tim pemenangan Jokowi saat masih di Solo.

Menurut penuturan Eko yang disampaikan Beathor, pada tahun 2005 Jokowi menggunakan dua gelar akademik: doktorandus dan insinyur.

“Dalam penjelasannya Mas Eko, pada 2005 Jokowi memakai dua [gelar], doktorandus dan insinyur. Yang problem bagi kita, yang doktorandus dari kampus mana, yang insinyur dari kampus mana,” ujar Beathor.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Tags:
Jokowiijazah
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved