Breaking News:

Program Kerja Kepala Daerah

Program Kerja Bupati Pandeglang Banten Dewi Setiani, Peningkatan Sarana Prasarana Pendidikan

Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Banten, Dewi Setiani dan Iing Andri Supriadi.

Tayang:
Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
PROGRAM BUPATI PANDEGLANG - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Banten, Dewi Setiani dan Iing Andri Supriadi. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Banten, Dewi Setiani dan Iing Andri Supriadi.

Pasangan Dewi Setiani dan Iing Andri Supriadi telah mulai pemerintahannya dengan menerapkan sejumlah program-program unggulan.

Mereka juga telah melewati masa 100 hari pertama masa kerjanya.

Di awal masa kepemimpinannya, Dewi Setiani dan Iing Andri Supriadi saat ini tengah fokus terhadap peningkatan sarana prasarana pendidikan di Pandeglang di 100 hari kerja.

Diketahui, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Dewi-Iing dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Febuari 2025. 

Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi menyampaikan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan menjadi hal penting. 

Terlebih dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, sejak usia dini menuju Pandeglang maju. 

"Tepat 100 hari kerja, kami fokus terhadap peningkatan sarana pendidikan, untuk mewujudkan peningkatan kualitas SDM sejak usia dini menuju Pandeglang maju," katanya dalam pesan singkat, Senin (2/6/2025). 

Baca juga: Program 100 Hari Kerja Bupati Pandeglang Dewi Setiani, Ada Pesan dari Mantan Bupati soal Jalan Rusak

Iing berharap, dengan fokusnya ke pendidikan diharapkan para generasi muda di Pandeglang bisa cerdas, berkarakter dan bisa menjadi pemimpin masa depan. 

"Harapan saya, para anak-anak bangsa generasi muda Kabupaten Pandeglang, bisa menjadi generasi yang cerdas, berkarakter dan bisa menjadi pemimpin masa depan," pungkasnya. 

PROGRAM BUPATI PANDEGLANG - Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Dewi-Iing saat ini tengah fokus terhadap peningkatan sarana prasarana pendidikan di Pandeglang di 100 hari kerja. Potret Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi meninjau sebanyak 7 titik gedung sekolah dalam kondisi rusak di Pandeglang, Selasa (13/5/2025).
PROGRAM BUPATI PANDEGLANG - Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Dewi-Iing saat ini tengah fokus terhadap peningkatan sarana prasarana pendidikan di Pandeglang di 100 hari kerja. Potret Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi meninjau sebanyak 7 titik gedung sekolah dalam kondisi rusak di Pandeglang, Selasa (13/5/2025). (TribunBanten/Misbahudin)

Diketahui, Pemkab Pandeglang sekarang ini tengah fokus membenahi sarana prasarana pendidikan di Pandeglang.

Bahkan, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi juga tengah berkeliling mengecek kondisi setiap gedung sekolah yang rusak.

Tak hanya itu, Iing juga mengalihkan anggaran perbaikan rumah dinasnya kurang lebih sebesar Rp 7 miliar untuk perbaikan sekolah rusak di Pandeglang

Anak Sekolah Wajib Baca Buku 10 Menit

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani akan menertibkan surat edaran (SE), terkait aturan siswa wajib baca buku selama 10 menit sebelum pelajaran dimulai. 

"Kita akan membuat SE kepada sekolah-sekolah. Sebelum pembelajaran dimulai, siswa harus membaca buku selama 10 menit," ujarnya saat menghadiri festival kebudayaan gemar membaca, Selasa (17/6/2025). 

Orang nomor satu di Pandeglang itu menyampaikan, dengan adanya SE tersebut, diharapkan indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) di Pandeglang bisa meningkatkan. 

Sebab, IPLM Kabupaten Pandeglang masih terbilang rendah. 

"Agar masyarakat terbiasa dan membiasakan diri membaca buku setiap hari di Pandeglang, minimal 10 menit," katanya. 

Tak hanya itu, dirinya juga menginstruksikan kepada semua sekolah agar membentuk dura baca sebagai penggerak literasi kalangan pelajar. 

PROGRAM BUPATI PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani akan menertibkan surat edaran (SE) soal siswa wajib baca buku selama 10 menit sebelum pelajaran dimulai.
PROGRAM BUPATI PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani akan menertibkan surat edaran (SE) soal siswa wajib baca buku selama 10 menit sebelum pelajaran dimulai. (TribunBanten/Misbahudin)

"Harus ada duta baca di setiap sekolah. Anak-anak ditunjuk menjadi duta, jadi gerakan membaca ini benar-benar dari anak, oleh anak, dan untuk anak," katanya. 

Ia mengaku akan terus mendorong literasi di Pandeglang, salah satunya menghadirkan layanan perpustakaan keliling (Pusling) di sejumlah kegiatan publik. 

"Ke depan, kita akan lebih memasifkan budaya literasi."

"Di kegiatan CFD, misalnya, akan kita hadirkan perpustakaan keliling agar masyarakat bisa lebih dekat dengan buku," ujarnya. 

Kata dia, Pemkab Pandeglang juga akan menyediakan layanan e-book yang bisa diakses masyarakat. 

"Di era digital ini, kita siapkan e-book yang bisa diakses masyarakat."

"Jadi, ibu-ibu bisa membaca sambil masak atau beberes rumah, bahkan bisa sambil mendengarkan buku melalui fitur audio," katanya. (TribunNewsmaker/TribunBanten

Tags:
PandeglangDewi SetianiIing Andri SupriadiBanten
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved