Breaking News:

Alasan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN & Diganti Nanik S Deyang, Singgung Soal Kualitas Makanan

Terungkap alasan Prabowo copot Dadan dari kepala BGN dan diganti Nanik S Deyang, singgung soal kualitas makanan.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik.
  • Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah catatan penting yang menjadi dasar pengambilan keputusan tersebut.
  • Salah satu faktor utama yang menjadi perhatian adalah kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur atau SOP yang telah ditetapkan.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pergantian tersebut diumumkan setelah pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BGN selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah catatan penting yang menjadi dasar pengambilan keputusan tersebut.

Salah satu faktor utama yang menjadi perhatian adalah kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur atau SOP yang telah ditetapkan.

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Ruang Sidang Kabinet, Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Menurut pemerintah, pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu program unggulan Presiden membutuhkan pengawasan ketat dan tata kelola yang berjalan sesuai aturan.

Dalam evaluasi yang dilakukan, Dadan dinilai belum mampu memastikan seluruh prosedur operasional dijalankan secara konsisten di berbagai lini pelaksanaan program.

Tidak hanya soal SOP, pemerintah juga menyoroti aspek tata kelola yang dianggap masih perlu banyak perbaikan.

Baca juga: Kepala BGN Ingin Beri MBG untuk Anak Indonesia di Arab Saudi, Ini Akan Jadi Percontohan yang Baik

PROGRAM MBG - Kepala BGN Dadan Hindayana di Jeddah, Arab Saudi, 1 Juni 2026.
PROGRAM MBG - Kepala BGN Dadan Hindayana di Jeddah, Arab Saudi, 1 Juni 2026. Kini dicopot Prabowo (KOMPAS.com/Pythag Kurniati)

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola,” lanjut Prasetyo menyebut alasan lain pencopotan Dadan dan kawan-kawan. Catatan tersebut dinilai cukup penting karena menyangkut efektivitas dan keberlangsungan program yang menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Selain persoalan tata kelola, kualitas makanan yang disajikan dalam program MBG juga menjadi perhatian serius pemerintah.

Standar mutu makanan dinilai harus dijaga secara konsisten demi memastikan tujuan peningkatan gizi masyarakat dapat tercapai secara maksimal.

“Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Pemerintah menilai kualitas makanan merupakan aspek yang tidak bisa ditawar karena berhubungan langsung dengan kesehatan dan kebutuhan gizi masyarakat penerima program.

Berbagai temuan dan evaluasi tersebut telah dipantau secara berkala oleh Presiden Prabowo Subianto dalam kurun waktu sekitar 18 bulan terakhir.

Hasil monitoring dan evaluasi itulah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan untuk melakukan restrukturisasi di tubuh Badan Gizi Nasional.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
Dadan HindayanaKepala BGNNanik S DeyangMBG
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved