Breaking News:

Dibui Bareng Kompol Yogi Atas Kematian Brigadir Nurhadi, Misri Tertekan, Teriak-teriak di Telepon

Kini dipenjara bareng Kompol Yogi atas kematian Brigadir Nurhadi, misri tertekan, teriak-teriak saat telepon sang ibu.

Tayang:
Istimewa/ Tribunlombok.com/Instagram/misripuspita11_
KEMATIAN BRIGADIR NURHADI - Foto Misri Puspita Sari saat di Rutan Polda NTB, Kamis (3/7/2025). Misri adalah wanita yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi. Kini Misri tertekan, teriak-teriak saat telepon sang ibu. 

Dibui Bareng Kompol Yogi Atas Kematian Brigadir Nurhadi, Misri Tertekan, Teriak-teriak di Telepon

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ibu dari Misri Puspita Sari, Lita Krisna, mengungkap curahan hati terbaru yang disampaikan putrinya, yang saat ini menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nurhadi dan tengah menjalani proses hukum di Polda NTB.

Dalam keterangannya, Lita mengaku mulai mengingat kembali sosok Kompol I Made Yogi Purusa Utama yang juga terlibat dalam kasus ini, dan merasa ada hal-hal yang janggal sejak awal penetapan tersangka.

Sebagai seorang ibu, Lita Krisna tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya terhadap kondisi psikologis putrinya yang kini harus mendekam di tahanan dan menghadapi tekanan luar biasa dari berbagai pihak.

Selama beberapa pekan berada di tahanan Polda NTB, Lita melihat adanya perubahan mencolok pada sikap dan perilaku Misri, yang menurutnya tidak seperti biasanya.

Sejak resmi ditetapkan sebagai tersangka, Misri Puspita Sari menjalani proses hukum bersama dua anggota polisi lainnya, yakni Kompol Yogi dan Ipda Haris Chandra, dalam kasus yang menyita perhatian publik tersebut.

Pada Senin, 14 Juli 2025, penyidik kembali memanggil Misri untuk dimintai keterangan tambahan, menandakan bahwa proses penyelidikan terhadap keterlibatannya masih terus berjalan.

Di hari yang sama, Misri sempat menghubungi ibunya melalui sambungan telepon dari tahanan, dalam kondisi yang membuat sang ibu makin khawatir.

"Kemarin dia sempat telepon saya," kata Lita Krisna mengenang percakapan terakhir dengan anaknya yang terdengar emosional dan penuh tekanan.

Dalam percakapan tersebut, Lita mendengar suara putrinya yang terdengar berbeda dan menunjukkan reaksi emosional yang tidak seperti biasanya.

"Teriak-teriak gitu, ayuk capek-capek," katanya menirukan suara putrinya yang menurutnya sangat terguncang dan tak stabil secara mental.

Baca juga: Nasib Ibunda Misri, Stres Anak Terlibat Kasus Brigadir Nurhadi Gegara Kompol Yogi, Kini ke Psikolog

IBU MISRI STRES - Kasus tewasnya Brigadir Nurhadi dinilai tanpa rekayasa oleh Kompolnas. Dalam kasus ini sudah menetapkan tiga tersangka, Kompol Yogi, Iptu Haris dan Misri.
IBU MISRI STRES - Kasus tewasnya Brigadir Nurhadi dinilai tanpa rekayasa oleh Kompolnas. Dalam kasus ini sudah menetapkan tiga tersangka, Kompol Yogi, Iptu Haris dan Misri. (Istimewa via Tribunnews)

Lita menduga keras bahwa Misri saat ini sedang mengalami tekanan mental yang sangat besar karena dituduh melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukannya.

"Kayaknya anak saya ini dalam tekanan. Jiwanya tertekan. Iya, tertekan karena dia gak salah tapi dia diproses hukum, hukum ini bermain-main," kata Lita dengan suara penuh kekecewaan dan amarah terhadap proses hukum yang menurutnya tidak adil.

Ia menegaskan bahwa dirinya percaya penuh terhadap integritas anaknya, dan merasa bahwa Misri hanya dijadikan kambing hitam dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi, “Tapi dalam kasus ini ada kejanggalan dalam pikiran saya, jadi anak saya dikambinghitamkan sama orang ini,” katanya.

Pengacara Misri Puspita Sari, Yan Mangandar menjelaskan ada keterangan yang berubah dari kliennya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Tags:
Kompol YogiBrigadir NurhadiMisri Puspita Sari
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved