Susno Duadji Soroti Gerak-gerik Arya Daru Selama di Rooftop, Isi Laptop dan HP Jadi Bukti Kunci
Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji ikut menyoroti kasus tewasnya diplomat Arya Daru Pangayunan.
Editor: galuh palupi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji ikut menyoroti kasus tewasnya diplomat Arya Daru Pangayunan.
Susno Duadji berfokus pada aktivitas Arya Daru di rooftop kantor Gendung Kemenlu pada malam sebelum ia ditemukan meninggal dunia.
Menurutnya, gerak-gerik Arya Daru dari aktivitas terakhirnya perlu jadi fokus penyelidikan.
"Kasus ini tambah menarik, tapi tambah mengerucut ya, karena ditemukan fakta baru tentang Arya Daru sebelum meninggal," kata Susno dikutip dari Youtube TV One, Minggu (27/7/2025).
Pria kelahiran 1954 ini menjelaskan bahwa sejauh ini dia tidak menemukan adanya kecurigaan bahwa korban dibunuh oleh seseorang.
Tapi gelagat Arya Daru di rooftop Gedung Kemenlu Jakarta pada 7 Juli 2025 di malam sebelum korban ditemukan tewas menunjukan kecurigaan lain.
Baca juga: Teman Bersama Arya Daru Belanja Sebelum Tewas Sudah Dimintai Keterangan, Tak Ikut Naik ke Rooftop
"Kalau pembunuhan saya belum bisa terlalu menemukan, hanya mengapa dia sampai ke rooftop ?, itu saja," kata pria lulusan Akpol 1977 ini.
"Ada hal yang mencurigakan, dia melihat ke bawah dan sebagainya bulak-balik terus hampir 1 jam setengah dia di sana, tidak ada orang lain, berarti dia sedang merenung, sedang berpikir, kemudian balik ke tempat kosnya," imbuhnya.
Purnawirawan polisi jenderal bintang tiga ini yakin, polisi sudah hampir 100 persen menyimpulkan misteri kematian diplomat muda Arya Daru Pangayunan.
"Waktu di atas rooftop Arya Daru bahasa jawanya celingak-celinguk lihat ke bawah, ini makin fokus gitu kan, saya yakin polisi sudah sampai 80 persen kesimpulan," kata Susno.
Untuk menyimpulkan secara utuh, kata Susno, polisi tinggal melakukan beberapa langkah terakhir.
Diantaranya adalah memastikan apa penyebab kematian korban dengan hasil labfor.
"Tinggal untuk meyakinkan itu, perlu bukti scientific yang berupa hasil laboratorium forensik yang di situlah akan mengetahui apa penyebab kematian daripada korban," katanya.
Selain itu, menurut pria kelahiran Pagar Alam, Sumatera Selatan ini, ada pula hal lain yang paling menentukan.
Yaitu hasil pemeriksaan perangkat digital yang digunakan oleh almarhum.
Sumber: Tribun Bogor
| Bupati Hamenang Siap Fasilitasi Esports, Hamenang Wacanakan Turnamen Piala Bupati |
|
|---|
| Bupati Hamenang Buka Peluang Turnamen Piala Bupati, Esports Klaten Dapat Angin Segar |
|
|---|
| Dinsos Sukoharjo Kejar Kuota SD Sekolah Rakyat, SMP dan SMA Sudah Over Target |
|
|---|
| Sekolah Rakyat di Sukoharjo Tahap Akhir, Progres Capai Hampir 80 Persen |
|
|---|
| Hari Jadi ke-222 Klaten Libatkan Kreativitas Publik, Bupati Hamenang Sebut Jadi Langkah Bersejarah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Arya-Daru-sempat-naik-ke-rooftop-kantor-tinggalkan-barang-belanjaan.jpg)