Breaking News:

Menit Per Menit Aktivitas Arya Daru, 4 Titik Ini Dirasa Janggal, Ada 'Ritual' Sebelum Kematiannya

Kesimpulan polisi menyebutkan tidak ada unsur pidana ditemukan dalam kasus kematian Arya Daru Pangayunan.

Tayang:
Editor: galuh palupi
Capture YouTube Tribun Lampung
DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribun Lampung menampilkan sosok Arya Daru. Ini 4 titik janggal di kasus kematian Arya Daru, ada ritual sebelum kematian 

Selasa, 8 Juli 2025 — Pagi Hari

07.03 WIB — Pintu kamar kos masih terkunci dari dalam. Petugas kos mulai mencoba membuka pintu atas permintaan keluarga.

Baca juga: Jejak Terakhir Arya Daru di Rooftop Kemlu Jakarta Pusat: 1 Jam 26 Menit yang Menguak Luka di Tubuh

07.39 WIB — Pintu berhasil dibuka. Arya ditemukan meninggal dunia di atas tempat tidur, dengan kepala tertutup plastik dan terlilit lakban.

Dari rentetan aktivitas tersebut, ada beberapa titik yang masih dirasa janggal.

Titik pertama adalah aktivitas Arya Daru di rooftop Gedung Kemenlu lantai 12.

Arya Daru sempat berada di sana selama 1 jam 26 menit dari pukul 21.43 hingga 23.09 WIB.

Ia naik membawa tas gendong dan belanja, namun turun tanpa membawa keduanya.

DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribunnews menampilkan rekaman CCTV Arya Daru. Arya Daru sempat belanja baju di mall sebelum ditemukan meninggal dunia
DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribunnews menampilkan rekaman CCTV Arya Daru. Arya Daru sempat belanja baju di mall sebelum ditemukan meninggal dunia (Capture YouTube Tribunnews)

CCTV menunjukkan gerakan-gerakan mencurigakan, namun tidak sepenuhnya merekam aktivitas secara detail karena kamera tidak mengikuti gerakan orang secara otomatis

Yang kedua, 'ritual' yang dilakukan Arya Daru sebelum ditemukan meninggal.

Ia terekam kamera CCTV sempat membuang sampah dan merapikan kamar.

Tindakan ini dianggap tidak sesuai dengan profil psikologis seseorang yang hendak mengakhiri hidup.

Menurut kriminolog UI Adrianul Meliala, tindakan seperti merapikan kamar dan membuang sampah sebelum kematian bisa menunjukkan kondisi mental yang masih teratur dan tidak impulsif.

Ketiga metode kematian Arya Daru dianggap tidak lazim karena adanya lakban yang melilit kepalanya.

Metode ini dianggap tidak umum dalam upaya untuk mengakhiri hidup.

Baca juga: Sosok Farah Perempuan yang Temani Arya Daru di Mall, Kini Diperiksa Terkait Kasus Kematian Diplomat

Pengacara Hotman Paris menyebut lakban terlalu rapi, dan secara esensi sulit dilakukan sendiri tanpa refleks untuk bertahan hidup.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Tags:
Arya DaruPolda Metro JayaJakarta Selatan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved