Diplomat Kemenlu RI Tewas
Arya Daru Tewas Usai Bertemu Vara dan Dion, Diduga Simpan Data TPPO hingga HP-nya Hilang Misterius
Pertemuan dengan Vara dan Dion jadi awal kejanggalan. Arya Daru panik, HP hilang, lalu ditemukan tewas.
Editor: Eri Ariyanto
"F yang dimaksud kalau itu F disebutkan oleh Dirreskrimum yang bernama Vara. Vara itu kan ditanyakan, itu kan rekan di Kemenlu. Vara ini yang ada di F ini ya Vara, cuma D ini (siapa), penting itu," katanya.
Termasuk handphone S22 Ultra yang hingga kini tak diketahui keberadaannya.
Hasil pemeriksaan, handphone tersebut terakhir aktif di Grand Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
"Termasuk apabila ditemukan handphone yang terakhir digunakan yang ada di TKP itu kan handphone yang aktif selesai tahun 2022. Sejak itu kan udah HP yang digunakan terakhir, bisa jadi petunjuk ada di handphone itu dan itu bisa menjelaskan motif itu tadi," katanya.
Sebab menurut Yusuf jika memang menduga Daru tewas dibunuh, bisa pula ditelusuri motifnya lebih dulu.
"Ketika kita kita menduga pembunuhan, motifnya apa dulu. Mengapa almarhum dibunuh, motifnya apa ? pekerjaan ? pribadi ? Misalnya kan begitu. Bisnia ? atau memang orang tidak suka saja. Maka dalam pengumpulan fakta dikumpulkan ada fakta ancaman tidak berdasarkan analisi digital forensik tidak mendapatkan itu, tapi bagaiamana dengan handphone yang belum ditemukan, itu, barang kali ada petunjuk yang bisa menjelaskan pada motif," katanya.
Termasuk soal pekerjaan Arya Daru Pangayunan yang bertugas sebagai diplomat muda pada Direktorat Perlindungan WNI di Kemenlu.
"Termasuk motif pekerjaan, artinya penyelidik perlu menggali lagi apa sejauh ini selama hidup sebagai seorang suami tidak pernah menceritakan permasalahn pekerjaannya," katanya.
Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno juga merasa janggal dengan keberadaan handphone Daru.
"Motif HP jatuh, HP diambil orang, HP dibuang itu kalau HP dibuang pasti ada motif, HP kan harganya mahal bukan kita katakan beliau gak bisa beli, ada sesuatu ini HP bikin saya susah," katanya.
Praktisi Hukum dan HAM Nicholay Aprilindo bahkan mengatakan sebenarnya tas belanja yang ditinggal Daru di lantai 12 Gedung Kemenlu berisi barang penting.
"Ditemukan di dalam tas kertas itu handphone sekali pakai dan GPS, itu tidak diungkap. Hilang," katanya.
Bahkan menurutnya dalam laptop Daru terdapat data lengkap mengenai sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
"Di dalam laptop itu ada data-data by name by addres tentang sindikat TPPO. Ada (sumber) informasi, A1," katanya.
(TribunNewsmaker.com/TribunnewsBogor.com)
| Fakta Baru Terbongkar, Pita Tahu soal Diplomat Arya Daru Cek In di Hotel dengan Vara, Sudah 24 Kali |
|
|---|
| Kasus Kematian Arya Daru Berlanjut! Ada 4 Sidik Jari di Lakban hingga Ada Busa di Tenggorokan |
|
|---|
| Fakta Baru Kematian Arya Daru, 24 Kali Check In Hotel Bareng Vara, Temuan Memar di Leher & Pelipis |
|
|---|
| Janggal! Keluarga Arya Daru Minta Polisi Bongkar Hubungan Sang Diplomat dengan Vara: Jangan Ditutupi |
|
|---|
| Teka-teki HP Arya Daru Diduga Aktif Lagi, Jejak Digital Misterius Usai Kepergian Tragis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/2-tanda-tanya-kasus-Arya-Daru-dari-misteri-2-sosok-yang-bersama-sang-diplomat.jpg)