Diplomat Kemenlu RI Tewas
Pakar Forensik Curiga Ada yang Ditutup-tutupi, Keceplosan Polisi soal Arya Daru Jadi Sorotan
Alih-alih meredakan tanda tanya, pernyataan polisi dalam konferensi pers soal kematian Arya Daru justru memunculkan spekulasi.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Alih-alih meredakan tanda tanya, pernyataan polisi dalam konferensi pers soal kematian Arya Daru justru memunculkan spekulasi.
Pakar forensik Reza Indragiri menilai penggunaan istilah "korban" menunjukkan adanya ambivalensi dalam pengungkapan kasus kematian diplomat muda Arya Daru.
Terkait penyataan itu, Reza Indragiri menduga bahwa polisi keceplosan atau memang ada faktor lain.
Sebab perkataan Polisi dalam konferensi pers pada 29 Juli 2025 membuatnya bertanya-tanya.
Baca juga: Firasat Istri Arya Daru Sebelum Suami Ditemukan Tewas, Tak Bisa Dihubungi Sejak Salah Kirim Pesan
"Polisi sebetulnya menggunakan kalimat yang bersayap, bahkan Dirreskrimum tidak menggunakan almarhum, sempat menggunakan kata korban," kata Reza dikutip dari Youtube Nusantara TV, Jumat (1/8/2025).
Reza mengatakan bahwa berdasarkan pemikirannya, jika disebut korban maka ada pelaku.
"Karena saya orang psikologi forensik, begitu seorang penegak hukum menyebut kata korban, maka saya bayangkan di seberang korban ada apa ? ada pelaku," ujarnya.
"Berarti jangan-jangan ini ada sikap ambivalen dari otoritas penegakan hukum kita," sambung dia.
Sebab kata Reza, akhirnya Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa tidak ada tindak pidana terkait kematian Arya Daru.
Reza mengatakan ada kemungkinan keceplosan atau keseleo lidah.
Menurutnya, bisa jadi keceplosan ini berisi perkataan yang lebih jujur.
"Orang psikologi atau awam pun kan paham mengenai slip of tongue ya, keseleo lidah, orang bisa menafsirkan kalimat atau perkataan yang keluar akibat keseleo itu boleh jadi lebih jujur lho," kata Reza.
"Endapan bawah sadar manusia yang tidak bisa diredam, jebol, jeger, gitu sehingga kejujuran itu menyelinap dengan cara mengejutkan bahwa tidak disadari oleh orang yang mengucapkannya, itu bisa saja," katanya.
Menurutnya, hal ini lebih kontras ketika Polisi menyimpulkan hasil penyelidikan soal misteri kematian diplomat muda ini.
Sebab, apa yang disampaikan menurutnya menjadi kontradiktif.
| Fakta Baru Terbongkar, Pita Tahu soal Diplomat Arya Daru Cek In di Hotel dengan Vara, Sudah 24 Kali |
|
|---|
| Kasus Kematian Arya Daru Berlanjut! Ada 4 Sidik Jari di Lakban hingga Ada Busa di Tenggorokan |
|
|---|
| Fakta Baru Kematian Arya Daru, 24 Kali Check In Hotel Bareng Vara, Temuan Memar di Leher & Pelipis |
|
|---|
| Janggal! Keluarga Arya Daru Minta Polisi Bongkar Hubungan Sang Diplomat dengan Vara: Jangan Ditutupi |
|
|---|
| Teka-teki HP Arya Daru Diduga Aktif Lagi, Jejak Digital Misterius Usai Kepergian Tragis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Foto-press-release-Polda-Metro-Jaya-dan-foto-CCTV-almarhum-di-gedung-Kemenlu.jpg)