Breaking News:

Kunci Jawaban

Contoh Kerangka Naskah Stand Up Comedy Santun, Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 48

Belajar menyusun lawakan tunggal yang lucu dan santun! Simak contoh kerangka naskah untuk tugas halaman 48.

Tayang:
Tribunnewsmaker.com/ Image by AI
Belajar menyusun lawakan tunggal yang lucu dan santun! Simak contoh kerangka naskah untuk tugas halaman 48. 

Belajar menyusun lawakan tunggal yang lucu dan santun! Simak contoh kerangka naskah untuk tugas halaman 48.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka, siswa tidak hanya diajak untuk memahami teks secara pasif, tetapi juga dilatih untuk aktif mengekspresikan gagasan, ide, dan kritik sosial secara kreatif dan bertanggung jawab. Salah satu bentuk latihan yang diberikan adalah menampilkan lawakan tunggal secara santun, atau yang lebih dikenal dengan istilah stand up comedy.

Lawakan tunggal merupakan bentuk pertunjukan komedi di mana seorang komika atau pelawak tampil sendiri di atas panggung dan membawakan materi secara monolog. Tidak hanya bertujuan menghibur, lawakan tunggal juga bisa menjadi media untuk menyampaikan kritik sosial terhadap berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat. Meski demikian, dalam menyampaikan kritik, siswa diharapkan tetap menjunjung tinggi kesantunan berbahasa dan bersikap, sebagaimana ditekankan dalam nilai-nilai yang diusung Kurikulum Merdeka.

Sebagai bagian dari latihan, siswa diminta untuk membuat kerangka naskah lawakan tunggal dalam soal yang terdapat pada halaman 48 buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia SMA/SMK Kelas X. Buku ini ditulis oleh Fadillah Tri Aulia dan Sefi Indra Gumilar, dan diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada cetakan pertama tahun 2021.

Latihan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas siswa dalam merancang teks monolog yang lucu, bermakna, dan santun. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menulis dan berbicara, tetapi juga diajak untuk peka terhadap isu-isu sosial di sekitarnya.

Agar siswa lebih mudah memahami konsep dan cara penyusunan kerangka naskah tersebut, berikut disajikan kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 halaman 48 yang dapat dijadikan referensi belajar secara mandiri maupun bersama guru di kelas.

Setelah memahami istilah-istilah atau bagian dalam sebuah naskah lawakan tunggal, buatlah sebuah naskah lawakan tunggal yang mengangkat tema fenomena sosial yang terjadi di sekitar kalian. Kalian dapat menggunakan tabel berikut untuk membantu dalam membuat naskah.

Tabel 2.6 Tabel kerangka naskah lawakan tunggal

Tema: Tentang Sosmed

Judul: Fenomena Sosial Media

Bit 1

  • Set up: Sekarang tuh lagi nge-tren banget yang namanya sosial media.
  • Punch: Ada Facebook, Twitter, Path, Friendster (diam sejenak), banyak deh pokoknya.

Bit 2

  • mSet up: Banyak orang yang bikin akun banyak sosial media, Facebook punya, Twitter punya, BBM punya, Friendster punya
  • Punch: Pertanyaan gue, buat apa? Buat apa punya banyak akun media sosial, tapi temannya itu-itu aja.

Bit 3

  • Set up: Semenjak adanya Facebook tuh orang-orang jadi demen update status, apa-apa update status.
  • Punch: Mau tidur update status, mau jalan-jalan update status, mau update status, update status.

Bit 4

  • Set Up: Bayangin kalau orang update status kayak gitu trus bener-bener bikin kenyang.
  • Punch: Ada yang nanya, "eh, makan yuk", "nggak ah, gue udah keyang bro", "makan apa", "nggak makan apa-apa, tadi cuma update status doang".

Bit 5

  • Set Up: Dan Facebook juga mendorong orang untuk pamer.
  • Punch: Punya HP baru, pamer. Punya motor baru, pamer. Punya pacar baru, FB mantan langsung diblok.
Halaman 1/2
Tags:
pembelajaran Bahasa Indonesia kelas 10Stand Up Comedykritik sosialKurikulum MerdekaKemendikbudristekFadillah Tri Aulia dan Sefi Indra Gumilarteks monologkunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10referensi belajar secara mandirinaskah lawakan tunggal
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved