Kabupaten Klaten
Karnaval Pembangunan Klaten 2025 Meriah, Warga Antusias Meski Diguyur Gerimis
Arak-arakan diawali dengan penampilan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Klaten melalui mobil berbentuk pendopo.
Editor: Delta Lidina
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Karnaval Pembangunan Kabupaten Klaten 2025 yang digelar pada Selasa (19/8/2025) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten disambut gegap gempita oleh masyarakat Kota Bersinar.
Dari pantauan TribunSolo.com di lokasi, gerimis sempat melanda jalannya kegiatan selama beberapa waktu.
Namun, keadaan itu tak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung karnaval tersebut.
Hal itu terlihat dari warga yang tetap berdiri tegap dengan bermodal payung, menunggu hingga dimulainya karnaval.
Rangkaian karnaval dimulai saat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Forkopimda Klaten, didampingi pasangan masing-masing, tiba di panggung kehormatan simpang lima Klaten Town Square (Klatos) menggunakan mobil jip.
Secara simbolis, Bupati Hamenang dan Forkopimda Klaten membuka rangkaian kegiatan dengan menekan tombol sirene serta melepas balon ke udara dari panggung kehormatan.
Karnaval Pembangunan merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Klaten.
Adapun rute Karnaval Pembangunan menempuh jarak sekitar 2 kilometer, dimulai dari Taman Lampion, Jalan Veteran, dan berakhir di depan Kantor Pemkab Klaten, Jalan Pemuda.
Arak-arakan diawali dengan penampilan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Klaten melalui mobil berbentuk pendopo sebagai kontingen pembuka.
Selanjutnya, puluhan kontingen menghadirkan kendaraan hias dengan beragam kreasi, mulai dari burung garuda, angkringan, hingga gunung yang terbuat dari hasil bumi.
Baca juga: Bupati Hamenang Jadikan Karnaval Budaya Upaya Bersama Nguri-nguri Tradisi Klaten
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten, Tri Indarti, mengungkapkan bahwa karnaval tersebut diikuti 38 kontingen yang terdiri atas OPD, BUMN, BUMD, hingga perusahaan swasta di Kabupaten Klaten.
Tri melanjutkan, karnaval itu menjadi wadah untuk menampilkan pembangunan dan teknologi secara berkelanjutan serta potensi daerah di Kabupaten Klaten.
“(Sekaligus) menjadi upaya memunculkan kreativitas dan ide-ide serta gagasan baru sebagai bentuk pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pemajuan kebudayaan Pemerintah Kabupaten Klaten yang mengambil tema Hangesti Tejaning Jati,” paparnya.
Ia menambahkan, tema Hangesti Tejaning Jati dapat diartikan sebagai upaya melestarikan dan menumbuhkan ide, gagasan, serta kreativitas terhadap potensi daerah.
Sumber: Tribun Solo
| Hadiri Forum Bidan Senior se-Soloraya, Bupati Hamenang Dorong Target Stunting Turun Drastis |
|
|---|
| 5 UPZ Klaten Raih Penghargaan 2025, Bupati Hamenang: Peran Zakat 'Tangan Kiri' Bantu Warga Klaten |
|
|---|
| Daya Tarik Kirab Gunungan 2 Km di Festival Candi Kembar 2026, Angkat Makara Sebagai Simbol Pelindung |
|
|---|
| Festival Candi Kembar hingga Parade Sepeda Internasional, KICF 2026 Bidik Ribuan Peserta |
|
|---|
| IVCA Rally 2026 di Klaten Libatkan Puluhan Negara, Angkat Kampanye Ramah Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Antusiasme-warga-Klaten-lihat-karnaval-pembangunan.jpg)