Breaking News:

Kunci Jawaban

Hikmah Kisah Harut dan Marut: Pelajaran Moral dari Buku PAI Kelas 7 Kurikulum Merdeka

Temukan nilai moral dan spiritual dari kisah Harut dan Marut dalam Aktivitas 7.5 buku PAI kelas 7.

Tayang:
Tribunnewsmaker.com/ Image by AI
Temukan nilai moral dan spiritual dari kisah Harut dan Marut dalam Aktivitas 7.5 buku PAI kelas 7. 

Temukan nilai moral dan spiritual dari kisah Harut dan Marut dalam Aktivitas 7.5 buku PAI kelas 7.

TRIBUNNEWSMAKER.COM – Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti, siswa tidak hanya diajak untuk memahami konsep-konsep keagamaan secara teoritis, tetapi juga dimotivasi untuk menggali nilai-nilai moral dan spiritual dari berbagai kisah inspiratif. Salah satu materi menarik yang dipelajari oleh siswa kelas 7 SMP dalam Kurikulum Merdeka adalah kisah tentang dua malaikat, Harut dan Marut, yang memiliki makna mendalam dan sarat akan pelajaran hidup.

Materi ini terdapat dalam Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7, yang ditulis oleh Rudi Ahmad Suryadi dan Sumiyati serta diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) pada tahun 2021. Pada halaman 165 buku tersebut, siswa diminta untuk mengerjakan soal dalam Aktivitas 7.5, yaitu membaca kisah Harut dan Marut, kemudian menarik hikmah yang dapat diambil dari cerita tersebut.

Sebagai bagian dari proses pembelajaran yang mendorong pemahaman kritis dan pembentukan karakter, aktivitas ini dirancang untuk membantu siswa merenungkan nilai-nilai keimanan, ketaatan, dan pentingnya menjauhi godaan duniawi. Untuk membantu siswa memahami lebih dalam, berikut disajikan kunci jawaban dan penjelasan dari soal Aktivitas 7.5 mengenai hikmah dari kisah Harut dan Marut.

Inspirasiku

Bacalah kisah di bawah ini!

Hārūt dan Mārūt

 Alkisah, terdapat dua malaikat yang diutus oleh Allah Swt. ke Kota Babil. Kota yang terletak di Irak ini merupakan bekas ibu kota Babilonia Kuno. Mereka adalah Hārūt dan Mārūt. Pada masa itu, kegelisahan dan kesyirikan akibat tersebarnya sihir meliputi warga. Negeri tersebut dipimpin oleh Raja Nebukadnezar. Kacau-balau pada waktu itu terjadi akibat menyebarnya sihir.

Sihir tersebut dapat menyebabkan penyakit bahkan membuat suami istri bercerai. Sihir tersebut berawal ketika raja tersebut menahan orang-orang Yahudi setelah menyerang Palestina. Tahanan tersebut mulai memainkan sihir ketika tiba di Kota Babil. Bangsa Yahudi terkenal sebagai bangsa yang mahir mempraktikkan ilmu sihir. Mereka menguasai pengetahuan sihir. Warga Babil ditakut-takuti dengan lingkaran besar sebagai lingkaran sihir yang dibuatnya.

Dua malaikat, yaitu Hārūt dan Mārūt diutus ke Kota Babil. Keduanya ditugasi untuk menghilangkan ketakutan warga akibat sihir tersebut dengan mengajarkan sihir kepada mereka. Sihir yang diajarkan bukan untuk kejahatan, melainkan untuk mengungkap hakikat sihir.

Hārūt dan Mārūt mendatangi warga Babil. Keduanya mulai bertugas mengajarkan sihir. Keduanya memperingatkan agar mempelajari sihir tidak disalahgunakan. “Sesungguhnya kami hanya cobaan bagimu, maka sebab itu janganlah kamu kafir,” ujar keduanya. Hārūt dan Mārūt mengajarkan dasar-dasar sihir dan cara melenyapkan lingkaran besar sihir yang dibuat Yahudi. Keduanya pun memperingatkan bahwa sihir tidak dapat memberikan manfaat bagi manusia.

Tugas Hārūt dan Mārūt selasai. Mereka pun kembali ke langit. Akan tetapi, warga Kota Babil tak mengikuti peringatan Hārūt dan Mārūt. Mereka justru berbuat kerusakan dengan ilmu sihir yang diajarkan keduanya. Semakin rusaklah negeri tersebut.

Aktivitas 7.5

Tuliskan hikmah atau pelajaran yang dapat diambil dari kisah di atas pada buku tugasmu!

Jawaban:

Halaman 1/2
Tags:
konsep-konsep keagamaanSiswa kelas 7 SMPKurikulum MerdekaRudi Ahmad Suryadi dan SumiyatiKemdikbudristeknilai-nilai keimanan ketaatan dan pentingnya menjakunci jawaban
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved