Kacab Bank Tewas
Tampang Bengis RS alias Rahmat, Komandan Eksekutor Pembunuh Kacab Bank BUMN, Polisi: Ngapain Lari?
Ini tampang bengis RS atau Rahmat, eksekutor penculik dan pembunuh Mohammad Ilham Pradipta, Kepala Cabang bank BUMN, syok diborgol polisi
Editor: Agung Budi Santoso
Inilah tampang bengis RS atau Rahmat, salah satu eksekutor penculik dan pembunuh Mohammad Ilham Pradipta, Kepala Cabang bank BUMN, yang dibunuh setelah diculik di parkiran Lotte Mart Pasar Rebo Jakarta Timur.
RS alias Rahmat sempat mencoba melarikan diri sebelum akhirnya jatuh ke tangan polisi.
Upayanya sia-sia. Tempat persembunyiannya yang ia kira aman, ternyata berhasil diendus aparat.
Saat digerebek, RS hanya bisa terpaku, wajahnya pucat, matanya kosong, seakan tak percaya akhir pelariannya begitu cepat.
Penangkapan dramatis itu berlangsung di Semarang, Jawa Tengah.
Tim Jatanras Polda Metro Jaya bersama Resmob Polrestabes Semarang bekerja senyap, menyisir jejak demi jejak.
Dalam penggerebekan pertama di rumah RS di kawasan Candisari, aparat hanya menemukan bayangan.
RS sudah lebih dulu kabur, meloloskan diri dari jeratan. Namun pelariannya tak panjang.

Baca juga: Postingan Istri Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Habis Liburan ke China, Kini Dicari
Tim gabungan kembali bergerak, menelusuri informasi baru hingga akhirnya berhasil menemukan lokasi persembunyian di Ungaran Barat Jawa Tengah.
Sebuah rumah bercat kuning menjadi tempat terakhir Rahmat bersembunyi.
Tepat dini hari, Minggu (24/8/2025) pukul 02.14, rumah itu dikepung.
Polisi berpakaian preman masuk cepat dan menghentikan langkah RS.
Seketika ia dikelilingi aparat, wajahnya panik, mulut terkatup tanpa suara, tangan terborgol ke belakang.
“Kamu ngapain lari? Kamu ngapain lari?!” bentak salah satu polisi dengan nada penuh amarah.
Rahmat hanya terdiam. Syok. Tak lagi berdaya.

Peran Rahmat dalam Rangkaian Kejahatan
Rahmat bukan sekadar pelaku biasa. Ia diduga memiliki peran penting dalam jaringan penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta.
Dari informasi yang dihimpun, Rahmat-lah yang menyiapkan tim untuk membuntuti korban.
Selama berhari-hari, tim bayangan itu mengikuti setiap langkah Ilham.
Baca juga: Pekerjaan Istri Dwi Hartono, Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Mau Jadi Model Dagangan Sendiri
Lebih jauh lagi, Rahmat juga dipercaya menyiapkan tim IT, meski detail operasinya masih misterius.
Namanya kini tercatat sebagai salah satu dari 15 orang yang sudah diamankan terkait kasus ini.
Kisah tragis bermula pada 20 Agustus 2025, saat Ilham diculik di area parkir sebuah supermarket di Jakarta Timur. Sehari berselang, 21 Agustus pagi, tubuhnya ditemukan tergeletak di lahan kosong Cikarang, Bekasi.

Kondisinya mengenaskan: mata, tangan, dan kaki terikat lakban, tubuh penuh luka lebam—bekas siksaan yang tak terperi.
Polisi bergerak cepat. Empat pelaku penculikan lebih dulu diciduk, berinisial RW, AT, RS, dan RAH. Lalu menyusul empat aktor intelektual: C alias Ken, DH alias Dwi Hartono, YJ, dan AA.
“Setidaknya kami update ada 15 orang yang diamankan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, dalam keterangan resminya.
Namun polisi belum berhenti. Rangkaian misteri di balik kematian Ilham masih terus diurai, sementara bayang-bayang dalang besar kasus ini seolah belum sepenuhnya tersingkap.
Tribun Newsmaker | Tribun Bogor | Naufal Fauzi
Gurita Bisnis Dwi Hartono, Nyaris Jadi Calon Bupati Tebo Tapi Gagal, Punya Ladang Uang Sebanyak Ini |
![]() |
---|
Ken Dalang Penculikan Kacab Bank BUMN, Sembunyikan Identitas dengan Wig, Akui Bertemu Dwi Hartono |
![]() |
---|
Sosok Rohmat, Operator Senyap yang Membuka Jalan Bagi Penculikan & Pembunuhan Ilham Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Dwi Hartono Terlanjur Jadi Inspirasi Warga Tebo Jambi, Kini Dikecam Kecewakan Orang se-Kabupaten |
![]() |
---|
Masa Lalu Eras Pelaku Penculikan Kacab Bank BUMN Terungkap, Dulu Atlet Kini Jadi Tersangka |
![]() |
---|