Demi Selamatkan Sang Ibu, Pria di Sumatera Tikam Adiknya yang Ngamuk karena Lauk Tak Sesuai Selera

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aparat kepolisian mengidentifikasi jenazah Andika yang tewas di tangan kakak kandungnya sendiri.

Hal tersebut lantaran aksi Redi menikam adiknya bukanlah peristiwa yang disengaja maupun direncanakan.

Terlebih lagi, Redi merupakan tulang punggung keluarganya saat ini.

"Dia itu tulang punggung keluarga. Kalau dia dipenjara, bagaimana kami hidup," kata Hilimiah (57), ibu Redi.

Sementara itu, tetangga korban terkejut mendengar berita tersebut.

Di mata tetangganya, Andika dikenal sebagai pemuda yang pendiam.

Mereka sangat menyayangkan sifat Andika yang ternyata bersifat tak manusiawi kepada ibunya sendiri.

"Kami sangat terkejut ternyata selama ini perlakuannya terhadap sang ibu sangat tidak manusiawi," jelas Ridwan, salah satu warga setempat.

Hingga kini, kasus inipun masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Sementara itu, peristiwa penikaman juga terjadi di Jember, Jawa Timur.

Kasus penikaman tersebut melibatkan sepasang suami istri hingga berujung korban jiwa, berikut kronologinya.

Suami Tega Tikam Istri yang Tengah Sakit di Jember, Lalu Buat Drama Seolah-Olah Ditinggal Beli Obat

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat rilis di Mapolres Jember, Senin (28/10/2019). foto kanan, kondisi korban Fani saat ditemukan dengan pisau tertancap, Minggu (27/10/2019) (Kolase - SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik)

Seorang suami tega menikam, membunuh istrinya sendiri yang tengah sakit di Jember, Minggu (27/10/2019).

Sang suami Rendi Setiawan (28) bahkan sengaja membuat drama agar aksinya menikam istrinya, Fani Amalia Herniati (24) tak diketahui.

Tapi drama yang disusun rapi oleh Rendi akhirnya dibongkar oleh polisi dan ia menjadi tersangka.

Kasus pembunuhan suami tikam istri sendiri di Jember ini semula menjadi misteri ketika korban Fani ditemukan tewas di kamar rumahnya dengan  pisau menancap di perut , Minggu (27/10/2019).

Halaman
1234