Jadi Dirut Baru Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra Tanggapi Isu Pelecehan Pramugari

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra saat menjadi pembicara pada Talk Show yang mengangkat tema Semangat Baru Garuda di Gedung BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyoroti isu soal pelecehan pramugari.

Seperti yang diberitakan, Irfan Setiaputra resmi menggantikan Dirut sebelumnya yakni Ari Askhara.

Irfan Setiaputra pun ditunjuk sebagai Dirut setelah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia Tbk pada Rabu (22/1/2020).

Menjadi Dirut baru Garuda, Irfan Setiaputra mengaku ingin fokus ke depan untuk kemajuan maskapai yang dibawahinya.

Ia seolah menyindir direksi sebelumnya yang mewariskan citra buruk ke masyarakat selama kepemimpinannya di Garuda.

“Kalau lihat ke belakang, sering jatuh.

Makanya saya fokus lihat ke depan saja deh,” kelakar Irfan di Talkshow ‘Semangat Baru Garuda’ di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Komisaris Utama Garuda Triawan Munaf (kanan) bersama Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra (kiri) saat menjadi pembicara pada Talk Show yang mengangkat tema Semangat Baru Garuda di Gedung BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). Pada talk show tersebut membahas mengenai perkembangan Garuda Indonesia kedepan setelah pergantian jajaran direksi. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

 

Citra Garuda sempat tercoreng karena mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual terhadap pramugari.

Irfan meminta jajarannya menandatangani pakta integritas agar kejadian tersebut tidak terulang.

“Kita sepakat akan start tandatangani pakta integritas, salah satunya terkait penyalahgunaan wewenang atasan ke bawahan.

Kita tidak akan melarang penyalahgunaan wewenang itu,” tegas Irfan.

Namun demikian, pelecehan terhadap pramugari tidak hanya dilakukan atasan seperti yang diungkapkan di media sosial yang dikelola karyawan Garuda.

Irfan menjelaskan, kasus pramugari dilecehkan juga bisa datang dari penumpang.

“Saya ambil contoh, ada airline yang penumpangnya menyolek pramugari minta air.

Karena tidak dengar, kemudian pramugari itu tegas mengatakan ke penumpang ‘dont touch me’.

Lalu kemudian pramugari itu menanyakan apa yang dibutuhkan ke penumpang tersebut.

Itu adalah sikap yang harus dimiliki pramugari,” urainya.

Irfan mengatakan sudah berkonsolidasi dengan karyawan agar mereka memiliki karakter yang bermartabat.

“Kita mau dihargai, kita juga harus mengharai,” tambahnya.

Komut Garuda Triawan Munaf setuju dengan komitmen yang akan diambil Irfan Setiaputra.

“Seperti yang sudah disampaikan kami terima semua masukan,

kita dengarkan tapi kan tidak semua kami harus tindak lanjuti.

Direksi juga optimistis.

Lindungi perempuan BUMN,” kata Triawan Munaf. (TribunNewsmaker/*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Isu Pelecehan Pramugari Garuda, Ini Sikap Dirut Baru

Irfan Setiaputra, Dirut Garuda Indonesia. (sigfox.id via Kompas.com dan Kompas.)

 

Jadi Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra Ternyata Pernah Mundur dari BUMN karena Gaji Kecil

PT Garuda Indonesia resmi menunjuk Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama.

Hal itu diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Rabu 22 Januari 2020.

Irfan Setiaputra diketahui menggantikan Ari Askhara yang dipecat karena kasus penyelundupan barang mewah.

Dilansir melalui Kompas.com jajaran Direksi Garuda Indonesia lainnya juga mengalami perubahan.

• Sususan Komisaris-Direksi Garuda Indonesia yang Baru, Irfan Setiaputra Dirut, Yenny Wahid Komisaris

Sebagai wakil Direktur Utama pendamping irfan Setiaputra ditunjuk Dony Oskaria.

Sedangkan, Fuad Rizal yang dulu sebagai Plt dirut kini menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Irfan Setiaputra pernah mundur dari anak perusahaan BUMN, PT INTI, karena digaji kecil. Kini ia resmi menjadi Dirut Garuda Indonesia. (KONTAN Muradi / Kementerian BUMN)

Selanjutnya ada Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Direktur Operasi menggantikan Bambang Adi Surya.

Aryaperwira Adileksana menjabat sebagai Direktur Human Kapital menggantikan Heri Akhyar.

Ada juga Rahmat Hanafi sebagai Direktur Teknik Garuda menggantikan Iwan Joeniarto.

Nama Ade R Susadi juga dipercaya mengisi jajaran direksi Garuda Indonesia menjabat Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT.

Terakhir, M Rizal Pahlevi menjadi Direktur Niaga dan Kargo menggantikan Mohammad Iqbal.

Sebelum ditunjuk menjadi Dirut Garuda Indonesia, Irfan menjabats sebagai CEO Sigfox Indonesia sejak Februari 2019.

Mengutip Wikipedia, perusahaan yang berbasis di Prancis ini merupakan perusahaan layanan nirkabel.

Tak hanya di Sigfox, Irfan juga pernah mengisi posisi stratagis di berbagai perusahaan.

Irfan diketahui sudah pernah 'menjajal' mengelola sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Yakni PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) (PT INTI).

PT INTI (Kementerian BUMN)

 

Dikutip dari profil LinkedIn Irfan, ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT INTI selama tiga tahun lima bulan.

Terhitung sejak Maret 2009 hingga Juli 2012.

Irfan Setiaputra diketahui mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dirut PT Inti karena digaji kecil.

Hal ini diungkapkan Irfan setelah ia resmi undur diri pada 30 Juli 2012.

"Saya ingin membereskan kondisi keuangan saya yang sudah menipis."

"Soalnya gaji saya di PT Inti turun di atas 50 persen dibanding gaji sebelum masuk perusahaan BUMN," terang Irfan selepas konferensi pers di Kementerian BUMN Jakarta, Senin (30/7/2012), dilansir Kompas.com.

Saat itu, Irfan menjelaskan sebenarnya ia tidak pernah mempermasalahkan gaji.

Namun, lanjut Irfan, kondisi tabungan yang menipis membuat ia memilih mencari pekerjaan lain.

"Sebagai BUMN kecil, gaji dan tantiemnya tidak besar. Tapi saya tidak pernah keberatan dengan gaji."

"Namun kalau tabungan saya menipis, boleh dong saya cari yang lebih baik lagi," ujar Irfan.

Ia pun resmi menjabar sebagai CEO sebuah perusahaan tambang setelah mundur dari PT INTI.

Meski begitu, Irfan Setiaputra mengaku siap jika mengabdi lagi ke anak perusahaan BUMN.

Dengan syarat kondisi keuangannya sudah membaik.

"Asal dengan syarat kondisi keuangan saya sudah membaik."

"Saya pasti mau membantu BUMN lagi," katanya polos.

Terbukti, Irfan Setiaputra kini resmi menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia yang baru.

• Jajaran Komisaris PT Garuda Indonesia, dari Triawan Munaf hingga Yenny Wahid

Dikutip Tribunnews dari profil LinkedIn Irfan, berikut ini jejak kariernya:

Maret 1996 - Juni 2000: Account Manager di IBM

Juni 2000 - April 2002: Managing Director di LinkNet

Mei 2002 - Januari 2009: Country Manager di Cisco Systems

Maret 2009 - Juli 2012: President & CEO di PT INTI

Agustus 2012 - Mei 2016: CEO di PT Titan Mining Indonesia

Mei 2015 - Mei 2016: COO di ABM Investama Tbk PT

Juli 2014 - Mei 2017: President Director & CEO di PT Cipta Kridatama

Mei 2017 - Desember 2017: President Director & CEO di Reswara Minergi Hartama

Februari 2019 - sekarang: CEO di Sigfox Indonesia

(TribunNewsmaker/*)

Sebagian Artikel Ini telah tayang di TribunNews.com dengan judul Irfan Setiaputra, Dirut Baru Garuda Indonesia, Pernah Mundur dari Perusahaan BUMN karena Gaji Kecil