Demo Buruh

Minta Maaf, Brimob Polda Metro Jaya Sebut Tidak Sengaja Melindas Affan Kurniawan, 'Tolong Dikontrol'

Editor: Talitha Desena
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

OJOL DILINDAS - Brimob Polda Metro Jaya sebut insiden Affan Kurniawan adalah ketidaksengajaan

Minta maaf, Brimob Polda Metro Jaya menyebut tidak sengaja melindas Affan Kurniawan, minta massa ojek online 'dikontrol'

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perwakilan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Anton, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para driver ojek online (ojol) yang melakukan aksi unjuk rasa.

Aksi tersebut digelar di depan Markas Komando (Mako) Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.

Para driver ojol bersama masyarakat turun ke jalan sebagai bentuk protes atas tewasnya Affan Kurniawan (21), pengemudi Gojek yang menjadi korban.

Affan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat terjadi bentrokan.

Insiden ini memicu gelombang kemarahan dan desakan agar pihak kepolisian bertanggung jawab secara transparan.

Baca juga: Shalawat Bergema! Jenazah Affan Kurniawan Diantar Ribuan Ojol, Pekerja Kantoran Ikut Keluar Gedung

Kondisi di Mako Brimob Kwitang sempat ricuh setelah beberapa waktu lalu sempat terjadi kericuhan karena polisi terpaksa mengeluarkan gas air mata untuk menghalau kerumunan massa, yakni driver ojol.

Affan tewas saat hendak mengantar makanan pesanan pelanggannya dan menyeberang jalan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Dari arah belakang melaju kencang armada Rantis Brimob Polda Metro Jaya yang menabraknya dari belakang dengan keras lalu melindasnya.

Sejumlah warga, demonstran, danĀ driver ojol lalu mengejarnya hingga Tugu Tani.

Para anggota TNI pun tampak tengah berdialog dengan massa driver ojol. TNI meminta kepada massa agar tetap menjaga kondusivitas.

Hingga kini para anggota TNI pun masih terus berusaha menenangkan dan meredam massa, dengan pendekatan humanis dan persuasif.

Baca juga: Nggak Sanggup Lihat Videonya Pecah Tangis Ayah Affan Kurniawan, Duduk Lesu di Samping Jasad Anak

OJOL DITABRAK POLISI - Affan Kurniawan, 21 tahun, hanya seorang ojol muda dari Palmerah yang sedang mencari nafkah di tengah hiruk-pikuk ibu kota. (TribunNewsmaker.com | Istimewa via Warta Kota)

"Kami minta tolong rekan-rekannya (massa driver ojol) dikontrol," kata salah satu anggota TNI, Jumat (29/8/2025), dikutip dari YouTube Kompas TV.

Lalu, perwakilan dari anggota Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Anton, menyampaikan permintaan maaf kepada massa ojol yang menggelar aksi di depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta.

Kompol Anton menegaskan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menemui orang tua korban dan menyampaikan permintaan maaf.

Halaman
123