Virus Corona

Positif Covid-19, Satpam Ini Malah Mudik & Bagikan Nasi, Warga Kampungnya Bakal Lakukan Rapid Test

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Positif Virus Corona

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang satpam asal Grobogan dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 nekat melakukan mudik.

Satpam tersebut tidak mengindahkan perintah untuk melaksanakan isolasi.

Ia justru pulang ke kampung halamannya.

Tak hanya itu, pasien juga membagi-bagikan nasi kepada warga kampungnya.

Hal itu tentunya berdampak bagi warga kampung.

Mereka harus menjalani rapid test.

Dimandikan & 7 Hari Tahlilan, Jenazah Dikira Sakit Jantung Ternyata Positif Corona, 25 Warga ODP

Dibebaskan karena Wabah Virus Corona, Napi Ini Ngaku Bayar Jutaan Rupiah, Istilahnya Ini Tiket

virus Covid-19 (Pixabay.com)

Satpam asal Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan itu pulang kampung dan berkontak dengan banyak orang.

Masa isolasi yang seharusnya dilakukan dengan benar, justru diabaikannya.

Belakangan, hasil tes swab keluar dan ternyata satpam tersebut dinyatakan positif virus corona.

Padahal ia sudah menemui banyak orang.

Warga kampung lakukan rapid test

Saat dilakukan pelacakan (tracing), pria 24 tahun itu ternyata sempat berkontak dengan warga kampung.

Rencananya, sejumlah warga diminta melakukan tes kilat atau rapid test virus corona.

Penolakan Pemakaman Jenazah Kembali Terjadi di Pasuruan, Ada Warga yang Sampai Bawa Parang!

Kisah Haru di Tengah Corona, Bocah 4 Tahun Sumbangkan Uang Celengannya: Biar Dokter Bisa Beli Obat

"Tracing masih diupayakan.

Selain keluarga,

ada banyak orang yang sempat kontak dengan orang itu.

Nanti, mereka akan kita rapid test," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Slamet Widodo, Selasa (14/4/2020).

Acara tahlilan dan main voli

Pria yang bekerja sebagai satpam RSUP dr Kariadi Semarang itu sebenarnya pernah dirawat di rumah sakit karena memiliki gejala Covid-19.

Setelah dirawat beberapa hari, dia keluar dari rumah sakit dengan catatan wajib menjalani karantina mandiri di rumah dinas Direktur RSUP dr Kariadi.

Namun, pria tersebut tidak tertib dan justru pulang kampung sebelum masa isolasinya selesai.

Kena Razia Saat Nongkrong di Cafe, Remaja Ini Kapok & Takut Jika Positif Corona Bakal Dibawa ke RSJ

Bahagia Berakhir Duka, Setengah Tamu Undangan Terinfeksi Covid-19, 3 Orang Tewas saat Pesta Reuni

Alasannya, dia ingin mengikuti acara 40 harian ibunya yang sudah meninggal.

"Jadi, harusnya masih menjalani isolasi mandiri.

Namun, malah balik kampung dengan alasan ada hajatan 40 hari ibunya meninggal," ungkap Slamet.

Pada hari Minggu dan Senin, 12-13 April 2020, dia juga sempat bermain voli bersama kawan-kawannya di kampung.

Pria itu pun sempat membagikan nasi bancakan kepada warga.

Bancakan tersebut terkait peringatan 40 hari kematian ibunya.

Dijemput petugas 

Ketika dirawat sebelum pulang kampung, pasien tersebut sempat diambil sampel swab tenggorokannya.

Baru pada Selasa (14/4/2020) hasilnya keluar dan positif.

Petugas RSUP dr Kariadi kemudian segera mendatangi dan menjemputnya untuk kembali diisolasi.

"Benar, hasil swab-nya baru keluar dan hari ini dijemput untuk menjalani perawatan.

Jadi kini total ada dua warga Grobogan yang positif Covid-19," kata Slamet. (Tribunnewsmaker/*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satpam Positif Corona Malah Mudik dan Bagi Nasi di Masa Isolasi, Warga Kampung Bakal Lakukan Rapid Test"

dan di Tribunnews Satpam Positif Corona Tak Tertib saat Isolasi, Malah Mudik & Bagi Nasi, Warga Kampung Bakal Dites