"Saat itu (penganiayaan) di pom bensin, anaknya ada di depan."
"Dibawa. (Laporan dicabut) Kembali ke hati nurani. Saya enggak tega (lihat anaknya), terlebih ini bulan puasa," jelas Yeni.
4. Pelaku Mengaku Salah
Sebelum mencabut laporan, Yeni sempat berkonsultasi dengan keluarga.
Dia ingin mengambil jalan terbaik untuk kedua belah pihak.
"Pelaku sudah mengakui bersalah. Saya buat perjanjian supaya pelaku tidak mengulanginya lagi," ujarnya.
• VIRAL Video Sopir Pikap Tampar Petugas SPBU Wanita, Tak Terima Ditegur Masuk Jalur Khusus Motor
• VIRAL Video TKI Ditemukan di Hutan Bakau, Ngaku Ditelantarkan Kapal dari Malaysia & 2 Hari Tak Makan
• VIRAL Bule Rusia Ngamen Bawa Bayi, Ngaku Seniman & Main Musik di Berbagai Negara, Segera Dideportasi
5. Dibenarkan Pihak Kepolisian
Panit 1 Reserse Kriminal Polsek Parigi Aiptu Ajat Sudrajat membenarkan bahwa permasalahan tersebut sudah selesai.
Korban dan pelaku sudah islah.
"Tadi malam islah. Pihak korban mencabut laporan," jelas Ajat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu.
Alasan yang menjadi pertimbangan, kata Ajat, pelaku mempunyai anak kecil.
Pelaku harus mengurus anaknya itu karena ibunya bekerja di luar negeri.
"Kedua belah pihak sama-sama menyadari. Sudah islah di kantor (Polsek Parigi) tadi malam jam 22.00-an," katanya.
Status penyelidikan kasus ini, lanjut Ajat, dihentikan karena sudah ada pencabutan pelaporan oleh korban.
Tadi malam, kata dia, pihak Polsek sudah meminta petunjuk kepada pimpinan Polres terkait kasus ini.
"Jadi malam tadi diselesaikan, sudah dicabut laporannya," kata Ajat. (TribunNewsmaker/ Irsan Yamananda)
dan di Tribunnews.com 5 FAKTA Sopir Pikap Tampar Petugas SPBU Wanita karena Tak Terima Ditegur, Korban Cabut Laporan