VIRAL Pria di Jonggol Ngamuk Saat Diminta Memakai Masker, Hampir Pukul Polisi yang Menegurnya!

Editor: Irsan Yamananda
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral pria di Jonggol ngamuk saat ditegur karena tak pakai masker

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang pengendara sepeda motor berinisial MS mengamuk.

Ia tidak terima saat ditegur lantaran tidak memakai masker.

Peristiwa itu terjadi di di Check Point Perbatasan Cibarusah-Jonggol, Sabtu kemarin.

Bahkan MS sempat hampir memukul soerang polisi yang menegurnya.

Namun, gagal karena dilerai oleh warga setempat.

Seorang warga yang merupakan Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah terkena pukulan saat melerai.

Sempat Bersitegang dengan Anies Baswedan Soal Bansos, Muhadjir: Agak Saya Tegur Keras Pak Gubernur

Deretan Aksi Warga Tak Terima Ditegur untuk Pakai Masker, Ada yang Sampai Todongkan Pisau ke Polisi!

5 FAKTA Sopir Pikap Tampar Petugas SPBU Wanita: Tak Terima Ditegur & Korban Cabut Laporan karena Iba

Ilustrasi pemukulan (TribunJakarta/ net)

Keduanya kemudian terlibat baku hantam.

Kini, MS telah ditangkap polisi.

Kapolsek Jonggol AKP Agus Hidayat mengatakan, MS diamankan ke Polsek Jonggol pada Sabtu (9/5/2020) pukul 18.00 WIB kemarin, dan saat ini masih jalani pemeriksaan.

"Saat ini yang bersangkutan (MS) sudah diamankan di Polsek Jonggol, (diamankan) kemarin pas maghrib."

"Saat ini masih di Polsek kita periksa," kata Agus kepada Kompas.com, Minggu (10/5/2020).

Walau Tak Percaya Kata-kata WHO, Jerinx Tetap Anjurkan Pakai Masker & Mencuci Tangan, Ini Alasannya

Deretan Aksi Warga Tak Terima Ditegur untuk Pakai Masker, Ada yang Sampai Todongkan Pisau ke Polisi!

Agus menjelaskan, MS sebelumnya sempat diamankan ke Balai Desa, kemudian dibawa ke Polsek Jonggol karena telah memukul salah seorang warga yang merupakan Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah.

"Lagi kita dalami motifnya, yang bersangkutan (MS) melakukan pemukulan terhadap Ketua Karang Taruna tersebut. Untuk sementara kita terapkan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan," ujar Agus.

Kini, MS masih jalani pemeriksaan di Mapolsek Jonggol.

Deretan Aksi Warga Tak Terima Ditegur untuk Pakai Masker

Aksi warga yang mengamuk karena ditegur tak pakai masker bukan hanya terjadi sekali ini.

simak deretan kasusnya seperti yang dikutip dari berbagai sumber berikut ini:

• KRONOLOGI 13 Tenaga Medis di Sumbar Positif Corona, Berawal dari Pasien Hamil, RS Ditutup Sementara

• Undangan Makan Bersama Berujung Petaka, Tujuh Orang di Sulawesi Selatan Positif Virus Corona

• Undangan Makan Bersama Berujung Petaka, Tujuh Orang di Sulawesi Selatan Positif Virus Corona

1. Todong Pisau ke Polisi

Ilustrasi virus corona atau covid-19. (SHUTTERSTOCK via Kompas.com)

Peristiwa ini terjadi di Pasar Jumat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2020).

Salah seorang petugas menemukan pengendara mobil tak bermasker.

Padahal, pemerintah provinsi DKI Jakarta sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Seorang polisi yang sedang bertugas bersama anggota Satpol PP dan Dinas Perhubungan langsung menghampiri mobil tersebut.

Mereka pun mengingatkan sang sopir agar mengenakan masker.

"Dia diimbau pakai masker malah enggak terima," kata Camat Kebayoran Lama, Aroman seperti dikutip dari Kompas.com.

Lebih nekatnya lagi, pengemudi tersebut menodongkan pisau kepada polisi itu.

Kondisi yang memanas membuat petugas lainnya segera mendekati pengemudi itu hingga sempat terjadi kontak fisik.

Petugas Dishub kemudian berhasil mengamankan pisau yang dipegang pemobil itu.

Pria yang mengaku sebagai purnawirawan itu kemudian diinterogasi di dalam pos.

Akhirnya pengendara mobil tersebut minta maaf dan dilepaskan oleh petugas.

• Jalani Ramadhan saat Pandemi Corona, Zaskia Mecca Petik Hikmah di Balik Lockdown, Syukuri Hal Ini

• MISTERI Kim Jong Un Dikabarkan Sakit Jantung Hingga Rumor Meninggal Terungkap, Lihat Tanda Merah Ini

• Ingat Aktor Laga Jet Li? Baru Saja Rayakan Hari Ulang Tahun ke-57, Simak Deretan Foto Terkininya!

2. Pemuda Ngaku TNI di Bogor

Pria di Bogor mengamuk gegara tak terima ditegur agar pakai masker (Instagram @bogor24update)

Seorang pemuda berusia sekitar 25 tahun mengamuk saat ditegur untuk mengenakan masker.

Peristiwa itu terjadi di Pos Satpam Perumahan Taman Rezeki, Kelurahan Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/4/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pria tersebut bukan warga perumahan setempat dan diketahui hanya ingin mengambil uang di ATM sekitar perumahan.

Dia sebenarnya membawa masker tapi memilih menenteng daripada memakainya.

Saat ditegur satpam sebanyak empat kali, justru pemuda itu marah.

"Saya tegur dua kali tapi malah disepelekan. Lalu saya dibantu ketua kompleks dan pemuda itu marah, ngajak berantem. Itu teguran keempat, dia masuk tanpa masker," kata sekuriti perumahan, Ibnu.

Dalam cekcok, pemuda itu mengaku merupakan anggota TNI.

"Orang ini ngaku anggota angkatan darat kerja di Mabes TNI tapi dari angkatan udara, itu kata-kata dia, kita enggak tahu kebenarannya," kata Ketua Pengurus Kompleks Taman Rezeki Dolfie Pangalila.

Pria itu juga mengajak berkelahi dan menyebut-nyebut kawan perwira untuk menakut-nakuti orang kompleks.

Namun belakangan, pria yang diketahui bernama Akbar tersebut dipastikan bukan anggota Kodim 0621/Kabupaten Bogor.

3. Satpam Tampar Perawat

BC (43) warga Kemijen Semarang Timur pelaku pemukulan seorang perawat saat konferensi pers di kantor Polrestabes Semarang, Minggu (12/4/2020) dan Tangkap Layar Rekaman CCTV. (KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA dan Tribun Timur)

Seorang satpam berinisial B malah menampar perawat, HM saat diingatkan untuk mengenakan masker. 

Peristiwa terjadi di Klinik Pratama Dwi Puspita di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2020) pukul 09.00 WIB.

Awalnya, B datang ke klinik untuk memeriksakan anaknya yang panas dan batuk.

Ia datang tanpa mengenakan masker.

Melihat hal itu, HM mengingatkan B untuk mengenakan masker.

• Datangkan Tim Medis ke Rumah, Olla Ramlan Lakukan 2 Tes Corona Sekaligus agar Hati Tenang

• 36 Pedagang Pasar Raya Padang Positif Corona, Ribuan Orang Diduga Pernah Kontak, Pasar Ditutup

• UPDATE Corona Terkini, 3 Kota Ini Diminta Waspada, Bisa Jadi Episentrum Baru Setelah Jabar & Jakarta

B justru memukul HM lantaran tak terima diingatkan untuk menggunakan masker.

Akibat tindakan itu, HM mengalami trauma dan pusing.

"Karena tidak terima kemudian terlapor B melakukan pemukulan. Setelah kejadian kemudian korban melapor di Polsek Semarang Timur," kata Plt Kapolsek Semarang Timur Iptu Budi Antoro.

B kini berstatus tersangka dan terancam Pasal 351 Ayat 1 dan Pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. (TribunNewsmaker/ *)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Tangkap Pria yang Mengamuk karena Ditegur Tidak Pakai Masker".

BACA JUGA : di Tribunnews.com dengan judul VIRAL Pria di Jonggol Ngamuk Saat Diminta Memakai Masker, Hampir Pukul Petugas yang Menegurnya!