POPULER Pihak Australia Siap Uji Coba Vaksin Corona ke Manusia, Dikabarkan Dapat Dirilis Tahun Ini

Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Talitha Desena
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi vaksin

Diantaranya adalah China, Amerika Serikat (AS), dan Eropa.

Metode pengembangan yang mereka gunakan pun berbeda-beda.

Berbagai metode ini menyebabkan belum diketahui apakah setiap uji coba tersebut akan aman dan efektif.

• Kabar Baik, WHO Keluarkan Pedoman Uji Coba Vaksin Virus Corona pada Manusia, Ilmuan Optimis

Duplikasi protein virus corona

Pengembangan vaksin oleh lembaga pengembangnya sebagian besar bertujuan untuk melatih sistem kekebalan tubuh manusia dalam mengenali proteinyang mengikat permukaan luar virus Covid-19.

Tujuan lain dari vaksin adalah mempersiapkan tubuh untuk bereaksi jika mengalami infeksi yang sebenarnya.

Metode lain yang digunakan oleh lembaga pengembang vaksin adalah menggunakan kode genetik dari protein virus Covid-19.

Pengembangan vaksin juga dilakukan dengan menggunakan virus tak berbahaya untukmendapatkan informasi tentang protein virus.

Namun pengembangan vaksin yang lebih lazim berasal dari virus Covid-19 yang telah mati.

Novavax melakukan uji coba dengan menambahkan cara baru yang disebut dengan vaksin rekombinan, yaitu menggunakan rekayasa genetika untuk menumbuhkan duplikasi protein virus corona yang tak berbahaya di laboratorium.

Novavax mendapatkan dana 388 juta dolar AS (sekitar Rp 5,7 triliun) dari sebuah lembaga epidemi di Norwegia untuk pengembangan vaksin ini.

Organisasi riset klinis 'Nucleus Network' bertanggungjawab dan ditunjuk untuk melaksanakan pengujian vaksin dengan metode ini dan diberi nama NVX-CoV2373 .

Protein dalam virus tersebut diekstraksi dan dimurnikan, kemudian dikemas menjadi partikel nano berukuran virus.

Peserta dalam ujicoba vaksin Covid-19 oleh Novavax ini sebanyak 131 orang sehat berusia antara 18 sampai 59 tahun.

Sebelumnya, Novavax telah melakukan uji coba vaksin ini ke hewan dan menunjukkan keberhasilan dengan dosis yang rendah.

• Kapan Kira-kira Vaksin Covid-19 Ditemukan di Indonesia? Belajar yang Terburuk dari Vaksin HIV

AS Janji Akan Berbagi dengan Dunia

Sementara itu, negara Amerika Serikat menyatakan bahwa mereka bakal segera berbagi dengan dunia jika jadi yang pertama mengembangkan vaksin virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut itu disampaikan oleh Francis Collins, Kepala Institut Kesehatan Nasional (NIH), dalam wawancara dengan kantor berita AFP.

Halaman
1234