YODI PRABOWO Nekat Bunuh Diri 4 Tusukan, Suicidiolog Ini Sampai Geleng-geleng: Amat Langka dan Berat

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi menunjukkan barang bukti kasus tewasnya Editor Metro TV Yodi Prabowo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) pagi.

TRIBUNNEWSMAKER.COM -  Bunuh diri dengan empat kali menusuk diri ala editor Metro TV Yodi Prabowo membuat pengamat kasus bunuh diri Benny Prawira Siauw tak habis pikir. 

Menurutnya, kasus bunuh diri dengan menusuk diri sampai empat kali seperti ini sangat langka, berani dan mengisyaratkan betapa berat beban psikologis almarhum sebelum kematiannya. 

Suicidiolog Into The Light Indonesia, Benny Prawira Siauw berpendapat terkait kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo, memang multidimensi. 

Sementara Polda Metro Jaya menyimpulkan sementara kasus kematian Yodi Prabowo meninggal akibat bunuh diri berdasar sejumlah temuan di lapangan. 

Suwandi orangtua Yodi Prabowo sempat ajukan bukti baru pada polisi tapi ditolak. (Kolase Kompas.com/TribunJakarta)

Seperti diketahui, polisi menemukan beberapa luka tusuk di tubuh editor Metro TV tersebut.

Benny Prawira mengungkapkan, kasus Yodi Prabowo yang diduga bunuh diri dengan empat luka tusuk di tubuhnya sangat jarang terjadi.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Senin (27/7/2020).

• MISTERI Mengapa Jenazah Yodi Prabowo di Pinggir Tol Bila Benar Bunuh Diri Terkuak, Ini Penjelasannya

• Muncul Keraguan atas Dugaan Yodi Prabowo Bunuh Diri, Ahli Forensik Jelaskan soal Luka Tusukan

• Terungkap Ini 4 Makna Tusukan Pisau di Dada Yodi Prabowo Editor Metro TV, Dokter: Dicoba-coba Dulu

Di sepanjang jalan editor Metro TV, Yodi Prabowo pulang sebelum tewas. (Warta Kota)

Ia pun memberikan analisanya soal luka tusuk pada tubuh Yodi Prabowo.

Menurut Benny, luka tusukan di tubuh Yodi jarang sekali ditemukan dalam kasus bunuh diri lainnya.

"Kondisi di lapangan dengan riset-riset terkait memang itu sangat jarang sekali ditemukan dengan metode seperti ini," ungkap Benny Prawira.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>>