TRIBUNNEWSMAKER.COM - Istri Jerinx SID, Nora Alexandra, menanggapi sindiran yang dilontarkan oleh Hotman Paris.
Hotman Paris awalnya membagikan sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dalam laman Instagram pribadinya, Hotman Paris menunjukkan kegeramannya akan aksi seorrang pemusik di Bali.
Hal ini lantaran pemusik di Bali yang disinggung oleh Hotman Paris tersebut tak percaya dengan adanya virus corona.
Pengacara kondang ini juga memberikan imbauan kepada Kapolda dan Gubernur Bali untuk memberikan perhatian penuh kepada oknum pemusik Bali ini.
Seperti yang diketahui, selama ini Jerinx SID memang cukup vokal menujukkan ketidakpercayaan akan adanya virus corona.
• Pada Hotman Paris, Jenderal Andika Perkasa Ungkap Alasan Istri Pakai Masker Rp 22 Juta: Sakit Berat
• Jerinx SID Kembali Jadi Sorotan karena Demo Tolak Rapid Test Tanpa Masker, Satpol PP Tak Beri Sanksi
Jerinx SID beberapa waktu lalu bahkan sempat berdemo menolak rapid test di Bali.
Sejumlah massa pun ikut berdemo bersama Jerinx SID dan sang istri, Nora Alexandra.
Hingga akhirnya Hotman Paris menyindir dengan membagikan postingan di akun Instagram pribadinya.
Seolah merasa bahwa sosok yang sedang disindir Hotman Paris itu adalah Jerinx, Nora pun memberikan respon kepada sang pengacara.
Dilansir TribunnewsBogor.com pada hari ini, Selasa (28/7/2020), Hotman Paris merekam video dirinya mengurai kegeraman.
Dalam video berdurasi satu menit itu, Hotman Paris tampak kesal saat mengetahui ada pemusik di Bali yang secara terang-terangan mengaku tak percaya soal virus corona.
"Imbauan kepada bapak Kapolda dan Bapak Gubernur Bali atau adanya seorang pemain musik di Bali yang terang-terangan mengumpulkan massa, terang-terangan di akunnya, di media sosial, tidak percaya bahwa corona itu merupakan suatu ancaman," ungkap Hotman Paris.
Dibuat tak percaya, Hotman Paris pun gusar kala mengetahui pemusik tersebut bahkan menganggap virus corona adalah konspirasi.
Mengaku khawatir, Hotman Paris pun berujar bahwa pernyataan sang pemusik dapat membahayakan masyarakat terutama yang berpendidikan rendah.