Ulang Tahun ke 25, Ini Sederet Prestasi Kevin Sanjaya Sukamuljo, jadi Peringkat 1 Dunia di Usia Muda

Editor: Talitha Desena
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kevin Sanjaya Sukamuljo

Pelatih tim ganda putra, Herry Iman Pierngadi, lalu memasangkannya dengan Marcus Fernaldi Gideon.

Awal debut Marcus/Kevin cukup bagus.

Mereka menjuarai Chinese Taipei Masters dan Chinese Taipei Masters pada 2015.

Pasangan berjulukan Minions tersebut juga memenangi Malaysia Masters dan Indonesia Masters pada 2016.

Namun, pada tahun 2016 juga Marcus/Kevin menemui sejumlah kegagalan pada turnamen yang mereka ikuti, termasuk saat tersisih pada babak pertama All England Open 2016.

Keduanya perlahan tetapi pasti bangkit.

Tiga gelar super series sukses mereka raih; India Open, Australian Open, dan China Open.

Gebrakan Marcus/Kevin yang sesungguhnya terjadi pada tahun 2017.

Keduanya memenangi All England Open 2017 dan serangkaian turnamen lainnya, seperti India Open, Malaysia Open, Japan Open, China Open, Hong Kong Open, dan menutup tahun 2017 dengan juara World Superseries Finals.

Serangkaian prestasi ciamik tersebut sukses membawa Marcus/Kevin menjadi pemain peringkat satu dunia.

Langkah Marcus/Kevin masih tak terbendung pada 2018.

Keduanya begitu mendominasi dengan memenangi delapan kejuaraan BWF World Tour, termasuk mempertahankan titel All England Open.

Marcus/Kevin juga merebut medali emas Asian Games 2018 nomor perorangan pada tahun yang sama.

Tahun 2019 masih menjadi tahun yang gemilang untuk Marcus/Kevin.

Kevin Sanjaya Sukamuljo (Instagram Kevin Sanjaya Sukamuljo)

Keduanya sukses merebut delapan trofi BWF World Tour dan menjadi semifinalis BWF World Tour Finals.

Halaman
123