Dugaan Motif Oknum Dokter Pelaku Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta, Padahal Dibayar Per Shift

Tersangka dokter mesum, EF, berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta di bilangan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara dan sudah mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (25/9/2020).

Kepada penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta, EF mengaku memang meminta sejumlah uang kepada korban dengan modus bisa merubah hasil tes rapidnya yang semula reaktif, menjadi non reaktif.

Dari pengakuan korban LHI yang ditulisnya di akun media sosial Twitter, tersangka meminta sejumlah uang kepadanya.

Akhirnya, korban mentransfer uang senilai Rp 1.4 juta ke rekening tersangka. 

Padahal, tersangka dibayar sekitar Rp 350 ribu lebih untuk sekali shift di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sebagai tenaga medis rapid test.

"Uangnya untuk apa, besok ya, kita akan rilis," ungkap Alexander.

Kendati demikian, EF sudah mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta untuk pendalaman lebih lanjut.

Menurut Alexander, EF ditangkap di diamankan di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara pada pukul 01.00 WIB, Jumat (25/9/2020).

"Tim Garuda Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta hari ini dini hari tadi 01.00 WIB tanggal 25 september 2020 berhasil mengamankan tersangka tindak pidana pelecehan, penipuan, dan pemerasan," jelas Alexander di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (25/9/2020).

Viral Cuitan Pelecehan Seksual & Pemerasan di Bandara Soetta Saat Rapid Test, Korban Mengaku Trauma

Saat dilakukan penangkapan, EF sedang bersama teman wanitanya di indekos.

Kendati demikian, Alexander enggak memberikan informasi lebih mendalam soal status teman wanita si EF tersebut.

Halaman
1234

Berita Populer