Buya Yahya mengungkapkan sakaratul maut adalah kondisi dimana dosa-dosa orang tersebut diampuni oleh Allah.
Saat orang merasakan sakit sakaratul maut, bisa saja orang tersebut tak akan disiksa lagi oleh Allah.
"Selagi dia mati dalam keadaan Islam tidak murtad, sakaratul maut itu menghapus dosa bagi dia," kata Buya Yahya.
"Bisa saja setelah sakaratul maut, maka sudah tidak disiksa lagi oleh Allah karena sakitnya sakaratul maut karena Allah pantang menyiksa hamba dua kali," imbuhnya.
Baca juga: Benarkah Orang yang Sudah Meninggal Akan Pulang ke Rumahnya Setelah 40 Hari? Ini Jawaban Buya Yahya
Buya Yahya juga membahas mengenai orang yang senyum saat sakaratul maut.
Ada anggapan orang yang senyum saat sakaratul maut berarti akan menjadi ahli surga.
Namun, mereka yang tak senyum ketika sakaratul maut bukan berarti akan menjadi ahli neraka.
"Ada tanda misalnya dibarengi senyum dan sebagainya, bukan berarti yang tidak senyum adalah ahli neraka.
Dia merasakan sakit sakaratul maut, akan diampuni oleh Allah," ungkapnya.
Berikut video lengkapnya:
Benarkah Orang Meninggal Bisa Mendengar Percakapan Orang yang Masih Hidup? Ini Kata Buya Yahya
Benarkah orang yang sudah meninggal bisa mendengar percakapan mereka yang masih hidup?
Buya Yahya pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Seperti kita ketahui, orang yang sudah meninggal secara kasat mata tak lagi bergerak.
Kita mengantarkan jenazah ke peristirahatan terakhirnya.