NASIB Artis Meninggal Usia 22 Tahun, Sang Ayah Pilu, Putrinya Wafat Usai Depresi & Kecanduan Narkoba

Penulis: Monalisa
Editor: galuh palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Artis Lil Bo Weep atau Winona Brooks meninggal dunia di usia 22 tahun, sang ayah pilu

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Alami depresi dan trauma, artis ini meninggal dunia di usia muda.

Artis cantik sekaligus penyanyi rap Winona Brooks atau yang akrab disapa Lil Bo Weep dikabarkan meninggal dunia pada, Sabtu (5/3/2022) lalu.

Kabar tersebut disampaikan oleh ayah Lil Bo Weep, Matthew Schofield di akun Facebooknya pada (6/3/2022).

Tampak ayah penyanyi rap ini mengunggah foto kenangan sang anak semasa hidup.

Terlihat ada  belasan foto transformasi Lil Bo Weep dari kanak-kanak hingga menjadi gadis dewasa.

Dalam unggahannya, Mattew mengungkap sang anak meninggal dunia setelah berjuang melawan penderitaannya selama ini.

Baca juga: Sayang Tangis Kekasih Tangmo Nida Tahu Sang Artis Meninggal, 2 Tahun Bersama, Ucap Kalimat Pilu

Baca juga: DETIK-DETIK Terakhir Nafas Hero Tito Sebelum Meninggal, Vicky Prasetyo Menemani, Bisikkan Syahadat

Penyanyi rab, Lil Bo Weep (Instagram @w1nona_)

Ia mengaku semasa hidup, pelantun lagu Codependency ini mengalami depresi dan trauma.

Tak hanya itu, pemiliik nama asli Winona Brooks ini juga kecanduan narkoba.

Lil Bo Weep sendiri baru bisa dirawat oleh keluarganya setelah kembali dari Amerika di tengah ketatnya perjalanan di masa pandemi Covid-19 ini.

Namun sayang, setelah berkumpul dengan keluarganya, Lil Bo justru meninggal dunia.

"Akhir pekan ini kami kehilangan pertarungan untuk kehidupan putri kami.

Ia melawan depresi, trauma, PTSD dan kecanduan narkoba yang telah kami perjuangkan sejak kami mendapatkannya kembali dari Amerika melalui perpatriasi darurat DFAT tetapi rusak." tulsi Mattew pilu, dikutip TribunnewsMaker.com, dari The Sun.

Baca juga: INNALILAHI Artis Cantik Meninggal Setelah Jatuh ke Sungai, Rekaman CCTV Bongkar Banyak Hal Janggal

Mattew bercerita, sebelum akhirnya meninggal dunia, putrinya telah berjuang untuk lepas dari belenggu atau 'setan-setan' itu seperti trauma dan kecanduan narkoba.

"Dia berjuang keras melawan 'setan-setannya' seperti yang kami lakukan berdampingan di sampingnya dan mengambil potongan-potongan yang rusak berkali-kali tetapi dia tidak bisa melawan lagi dan kami kehilangan dia." ungkapnya pilu.

Diakui Mattew, sebagai ayah dirinya sangat bangga pada sang putri tercinta.

Halaman
1234