Pernah Terima Suntikan Dana dari Doni Salmanan untuk Proyek, Alffy Rev Buka Suara, Siap Jika Disita

Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Alffy Rev memberikan klarifikasi terkait suntikan dana Doni Salmanan yang diterimanya untuk proyek Wonderland Indonesia.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Alffy Rev ikut buka suara terkait kasus yang menimpa Doni Salmanan.

Hal ini lantaran Alffy Rev sempat mendapat suntikan dana dari Doni Salmanan.

Melalui akun Instagram pribadinya, Alffy Rev memberikan klarifikasi.

Blak-blakan, pemilik nama lengkap Awwalur Rizqi Al-firori tersebut tak masalah jika aset hasil suntikan dana Doni Salmanan harus disita.

Hal tersebut diungkapkan Alffy Rev melalui unggahan akun Instagram pribadinya @alffy_rev, Rabu (9/3/2022).

Alffy mengunggah surat tanggapan yang mengatasnamakan dirinya beserta tim Wonderland Indonesia.

Baca juga: Siapa Lebih Tajir? Perbandingan Kekayaan Doni Salmanan & Indra Kenz, Koleksi Mobil hingga Bisnis

Baca juga: Nikita Mirzani Sindir Pemilik Skincare, Bakal Susul Indra Kenz & Doni Salmanan? Laki Bini Bohongin

Alffy Rev memberikan klarifikasi terkait suntikan dana Doni Salmanan yang diterimanya untuk proyek Wonderland Indonesia. (Kolase Tribunnews)

"Assalamualaikum wr. wb

Kawan-kawan, izin memberi tanggapan mengenai isu kasus Doni Salmanan (DS).

Untuk menghindri spekulasi tentang posisi saya saat ini," tulis Alffy di awal surat.

Tak bisa dipungkiri, Alffy pun merasa kecewa dengan apa yang terjadi pada Doni Salmanan.

YouTuber kelahiran 18 Juni 1995 tersebut kemudian menceritakan kronologi suntikan dana Doni Salmanan untuk projek Wonderland Indonesia.

Rupanya, sebelum mendapatkan suntikan dana dari Doni Salmanan, Alffy dan timnya telah berupaya mencari sponsor.

Baik ke pihak atau lembaga swasta hingga pemerintahan, lantaran projek tersebut dibuat sebagai perayaan hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2021.

Namun upaya Alffy dan tim tidaklah mudah, kemudian di tengah perjalanan untuk merealisasikannya, Doni Salmanan menawarkan bantuan agar projek tersebut bisa berjalan.

"Tentu saya dan tim turut kecewa dengan apa yang telah terjadi pada kasus saudara DS.

Halaman
123