Breaking News:

Bharada E Diperintah Tembakkan Pistol ke Dinding Seusai Brigadir J Tewas, Agar Seolah Ada Adu Tembak

Terjawab misteri mengapa Bharada E tak satu pun terkena tembakan Brigadir J meski Yosua Hutabarat seorang penembak jitu.

Editor: galuh palupi
Tribunnews.com
Dari kiri ke kanan, Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E dan Brigadir J. 3 fakta terkait kematian Brigadir J yang mengarah ke Irjen Ferdy Sambo. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Terjawab misteri mengapa Bharada E tak satu pun terkena tembakan Brigadir J meski Yosua Hutabarat seorang penembak jitu.

Ternyata memang tidak pernah ada adu tembak antara Bharada E dan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.

Hal itu terungkap dari pengakuan Bharada E yang tertuang di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat diperiksa Timsus Kapolri.

"Tidak ada memang, kalau informasi tidak ada baku tembak. Pengakuan dia tidak ada baku tembak," kata Kuasa Hukum Bharada E Muhammad Burhanuddin kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

Mengenai proyektil yang ada di rumah Irjen Ferdy Sambo diduga hanyalah rekayasa untuk membuat alibi seakan terjadi adu tembak antara Brigadir J dan Bharada E.

Kolase foto Bharada E. Bharada E Disebut Hanya Tumbal dalam Kasus Kematian Brigadir J.
Kolase foto Bharada E. Bharada E Disebut Hanya Tumbal dalam Kasus Kematian Brigadir J. (Tribun Jakarta)

Pasalnya, pria bernama lengkap Richard Eliezer Pudihang Lumiu itu diminta oleh atasannya untuk menembak ke arah dinding seusai Brigadir J tewas dengan menggunakan pistol milik Brigadir J.

Baca juga: Sudah Blak-blakan Bharada E Akhirnya Bongkar Kronologi Eksekusi Brigadir J, Tak Ada Adu Tembak

Adapun tujuannya agar seakan-akan ada adu tembak antara Brigadir J dan Bharada E.

"Adapun proyektil atau apa yang di lokasi katanya alibi, jadi senjata almarhum yang tewas itu dipakai untuk tembak kiri kanan itu.

Bukan saling baku tembak," kata Burhanuddin.

Burhanuddin memaparkan bahwa Bharada E menembak ke arah dinding rumah Irjen Sambo dengan senjata glock 17.

Senjata itu memang biasa digunakannya saat melakukan pengawalan terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

"Jadi bukan (tembak Brigadir J), menembak itu dinding arah-arah
itunya," kata dia.

Burhanuddin menuturkan bahwa Bharada E melakukan hal itu karena adanya perintah dari atasannya.

"Saya tidak bisa sebut nama, tapi dari BAP dan keterangan kepada kuasa hukum dia mendapatkan tekanan, dapat perintah untuk menembak," ungkapnya.

Burhanuddin menduga bahwa sosok atasan yang dimaksudkan merupakan atasan kedinasan Bharada E.

Dari kiri ke kanan, Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E dan Brigadir J. 3 fakta terkait kematian Brigadir J yang mengarah ke Irjen Ferdy Sambo.
Dari kiri ke kanan, Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E dan Brigadir J. 3 fakta terkait kematian Brigadir J yang mengarah ke Irjen Ferdy Sambo. (Tribunnews.com)
Halaman 1/4
Tags:
Bharada EBrigadir JFerdy SamboYosua HutabaratRichard Eliezer Pudihang Lumiu
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved