TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kehadiran Joe Biden Presiden Amerika Serikat di acara KTT G20 di Bali mencuri perhatian publik.
Diketahui Joe Biden tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada, Minggu (13/11/2022) malam,.
Kehadiran Presiden Amerika Serikat ini pun begitu dijaga ketat oleh para personil.
Pantauan Kompas.com, sejumlah petugas keamanan bersenjata lengkap dan mobil patroli dan pengawalan (Patwal) bersiap siaga di depan pintu keluar terminal.
Joe Biden bersama rombongan terlihat keluar dari Terminal Kedatangan VVIP Ngurah Rai pada pukul 22.15 Wita.
Baca juga: Tak Peduli Kehadiran Volodymyr Zelensky, Rusia hanya Akan Hormati Indonesia di KTT 20
Saat itu, tampak Joe Biden menggunakan kendaraan limosin lapis baja yang disebut super The Beast.
Joe Biden juga tampak dikawal 'The Secure Package' atau iring-iringan mobil pengawal presiden AS yang terdiri dari dua limosin dan lebih dari 10 unit mobil pengawalan.
Selain itu, tampak juga beberapa minibus dan satu mobil ambulans yang juga ikut dalam iring-iringan mobil pengawalan Joe Biden.
Diketahui, mobil The Beast yang digunakan Joe Biden ini merupakan kendaraan lapis baja super delapan ton senilai 1,2 juta poundsterling (Rp 20,5 miliar) dan disebut-sebut sebagai kendaraan paling aman di dunia.
Kendaraan super ini dilengkapi dengan sistem keamanan canggih.
Kendaraan itu dapat menahan serangan bom yang menghancurkan dan bahkan tembakan senjata mematikan.
Padahal, selaku tuan rumah pemerintah Indonesia telah menyediakan mobil berkelas dengan teknologi canggih dan ramah lingkungan yakni Hyundai Genesis G80.
Mobil produksi Korea Selatan ini disediakan pemerintah Indonesia sebagai kendaraan resmi para kepala negara yang menjadi tamu di (KTT) G20 di Bali.
Penunjukkan mobil tersebut disampaikan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah kegiatan pameran bertajuk ‘The Future EV Ecosystem for Indonesia’.
Di pameran tersebut Hyundai memamerkan Genesis Electrified G80 dan sejumlah inovasi untuk ekosistem kendaraan listrik global seperti Ioniq 5 dan E-GMP.
Jay Chang, Global Head of the Genesis Brand mengatakan, penunjukkan Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Hyundai.
“Genesis telah sepenuhnya siap untuk menyediakan dukungan yang diperlukan untuk kelancaran konferensi tingkat dunia tersebut,” ujarnya, Selasa (26/10/2021).
Genesis Electrified G80 merupakan model EV premium pertama dari Genesis dan menjadi standar baru untuk sedan listrik mewah.
Pada sisi eksterior, model ini tampil dengan gril khas yang aerodinamis berbentuk pola G-Matrix terbalik khas Genesis.
Pada interiornya, Genesis menyajikan konsep ‘Beauty of White Space’ dengan material ramah lingkungan di seluruh bagian interior sehingga memancarkan nilai berkelanjutan yang ingin direalisasikan oleh Genesis.
Mengenai harga Hyundai Genesis G80 berkisar Rp 750 – Rp 990 juta.
Ajudan Putin Pastikan Rusia Hadir di KTT G20, Tak Lupa Beri Terima Kasih Atas Undangan Indonesia
Sementara itu, di tengah perang yang masih berlangsung kehadiran pemimpin negara Rusia dan Ukraina turut menjadi sorotan.
Ajudan Putin pastikan Rusia akan hadir di KTT G20 Indonesia, beri terima kasih atas undangan Indonesia.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengonfirmasi akan menghadiri undangan Indonesia di KTT G20.
Putin akan hadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan digelar di Bali pada November 2022 mendatang.
Kehadiran sang Presiden Rusia ini dikonfirmasi oleh ajudan Putin, Yury Ushakov, Senin (27/6/2022).
Dikutip TribunWow.com dari Tass.com, namun Ushakov belum dapat memastikan apakah Putin akan hadir secara langsung di Bali atau lewat video secara online.
Ushakov menyebut, hal yang menjadi pertimbangan adalah situasi pandemi Covid-19.
"Kami telah menerima undangan resmi, yang mana sangat penting mengingat tekanan yang telah dan masih dialami oleh Indonesia," ungkapnya.
"Kami berterima kasih kepadanya (Jokowi) atas undangan dan menyampaikan bahwa kami tertarik untuk berpartisipasi," ucap Ushakov.
Dikutip TribunWow.com, media asal Rusia RT.com menyoroti bagaimana Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tetap mengundang Putin meskipun sejumlah negara barat memprotes meminta agar Rusia dikeluarkan dari acara G20.
RT.com mengungkit bagaimana Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah mengutarakan ketidaksetujuannya langsung kepada Jokowi soal kehadiran Putin di G20.
Media Rusia ini Jokowi tidak menyerah terhadap tekanan yang diberikan oleh negara-negara barat dan tetap mengundang Putin sesuai rencana.
Sebelumnya, dikutip TribunWow.com dari Instagram @jokowi, Jokowi mengatakan satu dari beberapa tujuan perjalanan luar negerinya kali ini adalah melakukan misi perdamaian antara Rusia dan Ukraina.
Sebelum menemui Presiden Rusia Vladimir Putin, Jokowi mengatakan akan lebih dulu mengunjungi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Jokowi menegaskan keinginannya untuk mengajak Putin dan Zelensky agar mau berdialog mengakhiri perang yang sudah berlangsung sejak Februari 2022 lalu.
Di akhir pesannya, Jokowi meminta doa dari masyarakat Indonesia.
Berikut caption lengkap yang ditulis Jokowi:
"Saya bersama Ibu Negara dan rombongan terbatas, hari ini memulai perjalanan kunjungan ke beberapa negara.
Pertama-tama, saya ke Munich, Jerman, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Di acara ini, Indonesia hadir sebagai negara mitra G7, sekaligus sebagai pemegang presidensi G20.
Dari Jerman, saya memulai misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia. Saya akan mengunjungi Ukraina bertemu dengan Presiden Zelenskyy, lalu ke Rusia menemui Presiden Vladimir Putin. Di dua negara tersebut, saya mengusung misi yang sama: mengajak kedua pemimpin untuk membuka ruang dialog dan menghentikan perang.
Setelah itu, saya ke Persatuan Emirat Arab untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara kedua negara.
Mohon doa dari rakyat di seluruh Tanah Air untuk lancarnya perjalanan ini."
Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dan TribunWow.com dengan judul Joe Biden Gunakan The Beast, tak Percaya Keamanan Mobil Listrik yang Disediakan Pemerintah Indonesia, Ajudan Putin Ucap Terima Kasih ke Jokowi karena Telah Undang sang Presiden Rusia ke G20.