Berita Viral

INNALILLAHI! Kecelakaan Maut Tewaskan Mahasiswi, Jatuh dari Motor, Badan Terlindas Truk: 'Hancur'

Editor: Damar Klara Sinta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI - Kecelakaan maut tewaskan mahasiswi, gegara nyalip truk

TRIBUNNEWSMAKER.COM - TRAGIS! mahasiswi D3 jurusan Okupasi Terapi Politeknik Kesehatan tewas terlindas truk. 

Mahasiswi tersebut bernama Kurnia Fatikah saat ini usianya baru 20 tahun. 

Tewasnya Kurnia Fatikah diduga lantaran ia ingin mendahului truk. 

Namun naas nasibnya justru berubah menjadi pilu

Bagaimana tidak, ia justru terlindas truk saat akan mendahului kendaraan tersebut. 

Tak hanya terlindas truk, badan Kurnia Fatikah dikabarkan remuk. 

Lantas bagaimana kronologinya? 

ILUSTRASI Kecelakaan maut antara truk dan motor. (IST / NTMC Polri)

Perjalanan pulang ke rumah terakhir Kurnia Fatikah (20).

Mahasiswi D3 Okupasi Terapi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surakarta tersebut meninggal dunia dalam kecelakaan di Jalan Solo-Jogja, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Senin (8/5/2023).

Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Sofia Wuriana mengungkapkan Kurnia tinggal di Desa Dompol, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Saat peristiwa, korban diduga hendak menempuh perjalanan pulang ke rumahnya.

Korban menempuh perjalanan pulang dengan memakai Honda Vario AD-5142-EGC.

Namun nahas, setiba di lokasi kejadian, korban mengalami kecelakaan.

"Dikarenakan kondisi jalan tidak rata dan terdapat garis kejut dengan jumlah lebih dari dua," ungkap Sofia kepada TribunSolo.com.

Baca juga: KECELAKAAN Maut Saat Lebaran, Kendaraan Rusak Parah, Pilu Korban Berlumuran Darah Langsung Tewas

"Mahasiswi tersebut terjatuh tepat di samping kanan truk dan lalu tertabrak truk hingga terlindas, badannya juga remuk yang dikemudikan oleh Ariful," tambahnya.

Akibat persitiwa tersebut, korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kecelakaan maut tewaskan mahasiswi jurusan kesehatan (TribunSolo.com)

Korban sempat dilarikan ke RS Yarsis Pabelan, Kartasura.

Sedangkan untuk saat ini pengemudi truk tersebut masih dalam proses dimintai keterangan yang mengkibatkan satu orang meninggal dunia.

Lebih lanjut, Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Sofia Wuriana menjelaskan kecelakaan itu bermula dari korban yang melintas dari arah Kartasura menuju Klaten.

Korban diduga hendak perjalanan pulang ke rumahnya yang ada di Klaten.

Korban merupakan warga Desa Dompol, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Korban mengendarai sepeda motor Honda Vario AD-5142-EGC.

Setibanya di lokasi kejadian, korban berusaha menyalik truk yang ada di depannya.

Baca juga: Kecelakaan Bus di Guci Diduga Bocah Lepas Rem Tangan, Korban Selamat Bantah: Tidak Ada Anak Main

Korban menyalip dari sisi kanan truk.

Itu dilakukan korban saat kondisi jalan tidak rata dan terlalu dekat dengan truk.

Sepeda motor korban diduga terlalu dekat dengan truk.

Korban tidak bisa mengendalikan sepeda motornya.

Itu berujung korban jatuh dari sepeda motor.

"Akibat jatuhnya mahasiswi tersebut yang tepat di belakang ban bagian kanan lalu mahasiswi tersebut terlindas hingga meninggal dunia," jelas Sofia.

Akibat persitiwa tersebut, AKP Sofia mengatakan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

BERITA LAINNYA, INNALILLAHI! Kecelakaan Maut di Kolaka Renggut Nyawa Ibu & Anak Usai Lebaran, 4 Korban Luka-luka

Ibu dan anak jadi korban dalam kecelakaan maut di Jalan Trans Sulawesi Kolaka-Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (23/04/2023).

Kecelakaan maut itu mengakibatkan dua orang tewas ditempat.

Kedua orang yang tewas itu diketahui ibu dan anak asal Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sultra, serta 4 korban lainnya mengalami luka-luka.

Berikut daftar korban kecelakaan maut di Jalan Trans Sulawesi Kolaka-Samaturu, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra, menyebabkan 2 korban meninggal dunia:

Baca juga: INNALILLAHI! Libur Lebaran Berujung Maut, 5 Orang Hilang Setelah Terseret Ombak di Pantai Sukabumi

Ilustrasi kecelakaan maut. (Tribun Jakarta)

Korban Kecelakaan di Kolaka

1. NE (45), pengendara motor Honda Beat DT 2034 ET, Lahir Malombo 06 Agustus 1977, Pekerjaan ibu rumah tangga dan alamat Desa Poni-poniki, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Koltim. Korban mengalami luka bagian dada dan kepala, meninggal dunia di tempat

2. MS (3), penumpang motor dibonceng NE, warga Desa Poni-poniki, Kecamatan Tirawuta, Kolaka Timur dan mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia di tempat

3. Korban Luka-luka Regina (9), penumpang motor dibonceng NE, mengalami rasa sakit pada bagian dada danmendapatkan penanganan medis dan perawatan di RSU SMS Berjaya Kolaka.

4. AS (26), pengendara motor Honda Beat DT 6016 ZB mengalami luka pada bagian muka dan kepala, luka pada bagian tangan kanam dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Latambaga selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit SMS Berjaya Kolaka

5. MU (18), penumpang motor dikemudikan AS mengalami luka lecet pada bagian tangan kanan dan mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Latambaga Kolaka

6. MR (4 bulan)mengalami luka lecet pada tangan kanan, bengkak pada jidat,mendapatkan penangan medis di Puskesmas Latambaga Kolaka.

Kronologi Kecelakaan Maut

Korban kecelakaan maut tersebut sebelumnya mengalami tabrakan beruntun di Jalan Poros Trans Sulawesi Kolaka-Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peristiwa kecelakaan lalu lintas hari ini pada Minggu (23/04/2023) tersebut berada di Patioso, Kelurahan Induha, Kecamatan Latambaga.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort atau Kanit Gakkum Satlantas Polres Kolaka, Ipda Busranuddin, mengatakan, lakalantas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 wita.

Lakalantas antara motor Honda Beat warna hitam DT 2034 ET yang dikendarai perempuan NE berboncengan dengan RE dan MS.

Motor yang dikendarai ibu dan anak itu bergerak di Jalan Poros Trans Sulawesi dari arah Samaturu menuju arah Kabupaten Kolaka untuk pulang ke rumahnya.

Saat di perjalanan daerah Patioso, Kelurahan Induha, Kecamatan Latambaga, motor yang dikemudikan NE keluar jalur ke kanan badan jalan saat hendak menikung ke kanan.

Baca juga: INNALILLAHI! Bahagia Berubah Duka, Tepat di Hari Idul Fitri, Bocah 9 Tahun Hanyut di Sungai Lematang

Motor matik tersebut kemudian bertabrakan dengan motor Honda Beat warna hitam DT 6016 ZB yang dikendarai oleh AS.

Motor yang dikemudikan AS berboncengan MU beserta sang bayi MR bergerak berlawanan arah dari arah depan yakni dari arah Kabupaten Kolaka menuju arah Samaturu.

Setelah tabrakan tersebut, motor yang dikemudikan NE yang membonceng anaknya bertabrakan lagi dengan mobil Daihatsu Terios warna putih DT 1775 GE.

Mobil yang dikemudikan oleh HAG bergerak di belakang motor yang dikendarai AS dari arah Kolaka menuju arah Samaturu.

HAG adalah warga kelahiran Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang beralamat di Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. (TribunSolo.com/ Anang Ma'ruf Bagus Yuniar)

Berita ini telah diolah oleh TribunSolo.com