Pihak kepolisian berusaha mengusut kasus meledaknya septic tank rumah tersebut.
Tak sendiri, Kapolres WajoAKBP H Fatchur Rochman turun langsung mendampingi Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) serta Tim Inafis Polres Wajo melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sabtu (8/7/23).
Kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga saat ini diamankan oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen C Brimob Bone.
Pihaknya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah TKP, penyebab ledakan terjadi.
Baca juga: INNALILLAHI! Balita di Sumut Tewas Kecemplung Septic Tank, Ortu Syok & Histeris: Ya Allah Anakku
Pihak terkait menjelaskan bahwa ledakan terjadi akibat adanya unsur gas dari septic tank yang diduga mengalami kebocoran.
"Saat bersamaan, korban menyalakan korek api dengan maksud merokok sambil buang air besar," jelas H Fatchur Rochman.
Lebih lanjut, hal inilah yang diduga menjadi salah satu penyebab ledakan.
"Untuk sementara, Puslabfor menduga ledakan tersebut berasal dari api yang dinyalakan korban," katanya menandaskan.
Hingga kini pihak kepolisian masih berusaha mengusut kasus tersebut.
Sementara itu, korban masih merasakan trauma mendalam akibat insiden itu.
Penampakan Sahda Yusuf Korban Septic Tank Meledak di Sengkang Wajo, Tubuh Penuh Perban
Korban ledakan septic tank salah satu Indekos di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sahda Yusuf (26), hingga, Ahad atau Minggu (9/7/2023), masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng, Sengkang, Wajo.
Akibat ledakan itu, Sahda Yusuf mengalami luka bakar yang cukup serius.
Salah satu anggota keluarganya, Aidil mengemukakan bahwa kondisi korban saat ini sudah membaik.
"Alhamdulillah sudah agak baikan, tapi masih dirawat intensif," ujarnya kepada Tribun-Timur.com.
Baca juga: Nanang Syok, Disuruh Gali Tanah untuk Septic Tank, Kini Malah Dipakai Penimbunan Sembako 1 Kontainer