TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang tahanan wanita yang jadi korban dugaan pelecehan oleh oknum polisi di Makassar, disebut mengalami trauma berat.
Diketahui sebelumnya, oknum polisi berinisial Briptu S diduga melecehkan seorang tahanan wanita.
Kini korbannya disebut mengalami tekanan psikis.
Baca juga: INNALILLAHI! 2 Bocah di Aceh Tewas Tenggelam di Sungai, Hilang 17 Jam, Korban Ditemukan Membeku
Hal tersebut dikemukakan oleh pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar Mirayati Amin usai meninjau kondisi FM di ruang sel Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Sulsel di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulsel, pada Jumat (18/8/2023).
"Kondisi korban memang agak tertekan penilaian kami sementara," kata Mirayati kepada awak media, Sabtu (19/8/2023).
"Dia tertekan dan memang butuh untuk segera dilakukan asesmen psikolog," sambungnya.
Mirayati mengungkapkan, saat ini pihak LBH Makassar selaku pendamping hukum FM akan segera membuat laporan polisi terkait tindak pidana pelecehan seksual yang dilakukan Briptu S.
"Rencana kami akan hubungi dulu pihak keluarga karena sebisa mungkin kami bersama pihak keluarga korban," ungkapnya.
Baca juga: ASTAGFIRULLAH! Pasutri Ini Terlibat Peredaran Narkoba, Selundupkan 8,6 Kg Sabu & Ribuan Pil Ekstasi
Saat meninjau kondisi korban, tim LBH Makassar sempat melakukan pertemuan dengan pimpinan Dit Tahti Polda Sulsel untuk membahas agar korban bisa ditempatkan di rumah aman untuk sementara waktu.
"Korban sebenarnya berharap untuk segara dikasi rumah aman, artinya keluar dari Rutan Polda dan bisa untuk pemulihan dulu, mulai dari pemilihan psikologi itu sih yang dibutuhkan sekarang," tandasnya.
Untuk diketahui, kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap tahanan wanita di sel Dit Tahti Polda Sulsel masih didalami oleh Bidang Propam Polda Sulsel.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, untuk saat ini sudah ada 10 orang saksi yang diperiksa, termasuk personel polisi lain yang melakukan penjagaan saat peristiwa itu terjadi.
"Sementara didalami dan dilakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi, baik saksi yang melihat," ucap Komang saat ditemui awak media di Jalan Rutan, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (17/8/2023).
"Mendengar yang ada di lokasi, termasuk anggota yang melaksanakan piket kita mintai keterangan," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang tahanan wanita di Mapolda Sulsel dikabarkan jadi korban pelecehan yang dilakukan oleh oknum polisi berinisial Briptu S.