Berita Kriminal

TAK BERADAB! Siswa SMK Dibully hingga Dianiaya 5 Teman Sekolahnya, Motif Tersinggung dengan Korban

Editor: Damar Klara Sinta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelajar SMK jadi korban perundungan atau bullying oleh 5 temannya

TRIBUNNEWSMAKER.COM - TAK PUNYA HATI, 5 siswa SMK di Cimahi melakukan pembullyan hingga penganiayaan pada teman satu sekolahnya, pelaku mengaku tersinggung dengan korban. 

Baru saja dikabarkan, seorang siswa SMK dibully hingga dikeroyok 5 teman satu sekolahnya. 

Aksi perundungan ini terekam CCTV dan membuat heboh warga. 

Kini pelaku mengaku jika sakit hati dengan korban. 

Lantas, seperti apa kronologinya? 

Warga Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, dibuat ketakutan dengan kejadian yang ada di wilayahnya.

Beberapa waktu lalu terjadi perundungan atau bullying terhadap seorang siswa SMK.

Baca juga: MENYEDIHKAN! Siswa SD di Bogor Takut ke Sekolah karena Sering Di-bully, Kondisi Korban Trauma Berat

Pelaku berjumlah lima orang yang merupakan teman sekolah korban itu melakukan perbuatan tak terpujinya di kawasan Velodrome, Jalan Kebon Manggu.

Aksi perundungan yang terjadi pada Jumat (18/8/2023) tersebut viral di sosial media setelah perbuatan para pelaku yang saat itu masih memakai pakaian sekolah berwarna putih abu itu direkam oleh warga setempat.

Seorang pelajar SMK jadi korban perundungan atau bullying oleh lima orang teman sekolahnya di kawasan Velodrom, Jalan Kebon Manggu, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. (Istimewa)

Berdasarkan video yang beredar, terlihat korban hanya duduk sambil bersandar ke tembok.

Sedangkan empat pelaku berdiri dan yang satunya jongkok menghadap ke korban sambil berbicara, kemudian satu pelaku tiba-tiba menendang korban.

Setelah itu satu orang pelaku yang memakai jaket hitam dan memakai helm langsung memukul korban beberapa kali dengan menggunakan benda tumpul.

Lalu sempat dihadang oleh satu pelaku lainnya yang juga memakai jaket hitam.


"Awalnya ada ramai-ramai di bawah (velodrom),

Terus aku inisiatif ke atas membawa HP karena enggak biasanya ada ramai kayak gitu," ujar warga setempat, Rusyta Dewi (30) di Padasuka, Minggu (20/8/2023).

Halaman
123