TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berawal dari iseng membuka fitur Google Street View di Google Maps, wanita ini berhasil memergoki pacarnya selingkuh di tepi jalan.
Dia tak menyangka bahwa kamera Google Street View menangkap momen pacarnya bermesraan dengan wanita lain.
Keduanya tampak tiduran di sebuah bangku di tepi jalan.
Hancur hatinya saat memergoki pacarnya berselingkuh dengan wanita lain.
Dia lantas, mencurahkan isi hatinya di media sosial TikTok.
Sontak curhatannya itu mendadak viral di media sosial.
Video tersebut kini telah ditonton lebih dari 9 juta kali.
Dilansir TribunnewsMaker.com dari New York Post pada Senin, (9/10/2023), kejadian ini dialami oleh wanita asal Brazil bernama Juliana Lima.
Sosok Juliana Lima mengatakan dia baru-baru ini melihat mobil Google melewati rumahnya mengambil foto untuk layanan Street View-nya.
Baca juga: Jarang Disentuh, Wanita di Probolinggo Nekat Selingkuh, Kini Tewas Ditikam Suami & Anak: Terencana!
Baca juga: Pasangan Selingkuh Ini Nempel hingga Dibawa ke RS, Dikerjai Suami Sah, Pelumas Diganti Lem: Kapok!
Segera setelah itu, dia memutuskan untuk membuka aplikasi Google Maps dan menggunakan fitur Google Street View.
Lima ingin melihat rute mana yang diambil mobil Google dari rumahnya.
Namun saat sedang melacak kendaraan tersebut, Lima melihat pacarnya dalam foto Google Street View sedang mengendarai sepeda motor dengan membonceng seorang wanita di belakang.
“Orang yang membonceng di belakangnya tidak mirip saya, jadi saya ikuti mereka,” kata Lima dalam video viralnya.
“Saya memergoki pacar saya selingkuh di Google Maps, saya sangat terpukul," tambahnya, dikutip dari The New York Post.
Lima mengatakan dia akhirnya tidak bisa melihat sepeda motor pacarnya di Google Street View.
Dia lantas terpaksa menelusuri serangkaian jalan kecil untuk menemukannya.
“Dia menyusuri jalan tempat dia biasa membawa saya,” katanya.
Ia mengatakan bahwa dia akhirnya berhasil menemukan kembali lokasi sepeda motor pacarnya.
“Kami selalu mengunjungi alun-alun kecil itu," kata Lima.
“Pada saat itu, saya pikir saya hanya bersikap paranoid, bahwa itu tidak mungkin dia,” lanjutnya.
Namun, video tersebut diakhiri dengan foto seorang pria, yang menurut Lima adalah pacarnya, menyandarkan kepalanya di pangkuan seorang wanita di bangku jalan.
Yang mengejutkan, Lima mengatakan dia menyadari wanita itu adalah sahabat terdekatnya.
“Itu adalah temanku dan sahabatku. Saya hancur,” katanya.
Baca juga: DENGAR Suara Desahan di Kamar Mandi, Suami Syok saat Dobrak Pintu: Istri Selingkuh dengan Teman SMA
Warganet dibuat terpesona oleh ceritanya dan pekerjaan detektif yang dapat dilakukannya dengan bantuan Google Street View.
“Sungguh sial jika seseorang terjebak oleh mobil Google yang melintas setahun sekali,” komentar salah satu warganet di TikTok.
"FBI? Bukan, Google Maps,” kata warganet lainnya.
Wanita lain menimpali dengan mengatakan bahwa dia juga menggunakan layanan Google untuk menemukan mantan kekasihnya.
“Ayah dari anak-anak saya tidak membayar tunjangan anak dan dia menghilang," ungkapnya.
"Jadi saya mencari tahu keberadaannya di Google Maps dan saya pergi ke sana,” kata wanita tersebut.
Namun, ada pula yang skeptis terhadap cerita Lima.
"Kendaraan Google Maps itu tidak mengikuti mereka. Ada sesuatu yang salah di sini.
"Aplikasi ini memberikan posisi jalan, tetapi tidak dengan presisi seperti itu," kata Warganet lainnya.
Kini, hubungan Juliana Lima dan kekasihnya berada diujung tanduk.
Jarang Disentuh, Wanita di Probolinggo Nekat Selingkuh, Kini Tewas Ditikam Suami & Anak: Terencana!
Dipicu soal perselingkuhan, seorang wanita di Probolinggo, Jawa Timur ditikam suami dan anaknya hingga tewas bersimbah darah.
Sebelumnya, sang istri dan suami sudah lama tidak tidur seranjang.
Kedua pelaku sebelumnya telah mempersiapkan aksi pembunuhan terhadap wanita itu.
Pasalnya, beberapa saat sebelum membacok sang istri, suaminya sudah mengasah celurit yang disimpannya.
Celurit itu lantas ditaruh di tas hitam yang dibawanya.
Mirisnya lagi, sang anak ikut membantu ayahnya untuk menghabisi ibu kandungnya sendiri.
Tampaknya, sang anak ikut terpedaya bujukan maut untuk menganiaya ibunya.
Diketahui, korban bernama Aryati berusia 35 tahun.
Diketahui, Aryati merupakan warga Dusun Jrebeng Tancak, Desa Jrebeng, Kecamatan Wononerto.
Baca juga: DENDAM Kesumat! ASN di OKU, Sumsel Bacok Kepala Desa, Leher Korban Bersimbah Darah: Warga Geger!
Baca juga: DETIK-DETIK Pemotor Bacok Sopir Truk di Pamekasan hingga Tewas, Kenek Babak Pelur: Motif Misterius
Sedangkan pelaku yang merupakan suaminya bernama Bambang (45) dan anaknya M. Nur (19).
Dua tersangka ternyata sudah mempersiapkan dan mengasah alat tajam yang digunakan untuk membunuh korban.
Hal itu terungkap dalam rekonstruksi yang digelar oleh Kepolisian Resor Probolinggo Kota di dua lokasi, pada Kamis (5/10/2023).
Dalam rekonstruksi tersebut, kedua tersangka memeragakan sekitar 36 adegan.
Rekonstruksi digelar di Mapolsek Wonomerto karena mempertimbangkan keamanan.
Sedangkan rekonstruksi kedua di lokasi pembunuhan di Jalan Dusun Sungai Tengah, Desa Patalan, Wononerto.
Kedua tersangka Bambang (45) dan anak kandungnya, M Nur (19) sehari sebelumnya telah merencanakan menganiaya Aryati (35).
"Celurit yang digunakan untuk menganiaya korban disiapkan oleh Nur." kata Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah, Kamis.
"Bahkan kedua celurit ini diasah terlebih dahulu kemudian dimasukkan ke dalam tas berwarna hitam," imbuhnya.
Di lokasi kedua, para pelaku mengendarai motor Yamaha Mio warna oranye mengadang korban yang saat itu berboncengan dengan orang yang diduga pria idaman lain korban.
Nur sempat mengejar pria tersebut. Pria itu berhasil melarikan diri dengan sepeda motornya.
Dua pelaku lalu menganiaya korban.
"Setelah membacok korban, kedua tersangka meninggalkan lokasi. Akhirnya saksi menemukan korban tergeletak dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi," tambah Zainullah.
Baca juga: SAKIT HATI Ditinggal Nikah Lagi, Suami di Probolinggo Tikam Istrinya, Miris: Anaknya Diajak Membunuh
Kedua tersangka dikenakan pasal 338 subsider 340 KUHP pidana, junto pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 20 tahun.
“Kedua tersangka dalam rekonstruksi kooperatif dan mengakui semua perbuatannya sesuai fakta sebenarnya." ujarnya.
"Kedua pelaku membacok korban beberapa kali pada bagian tangan, lengan, kaki dan tubuh lainnya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP,” kata Zainullah
Zainullah menambahkan, untuk mengamankan kegiatan rekonstruksi ini, jajaran Polres Probolinggo Kota menurunkan 35 personel gabungan dari jajaran Polres maupun polsek.
Diberitakan, Aryati (35), warga Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tewas usai dibacok oleh suaminya sendiri, Bambang (41), Jumat (29/9/2023).
Kasus pembacokan ini melibatkan anak keduanya, yakni M Nur (19).
Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengatakan, pembacokan ini dilatari oleh persoalan perselingkuhan.
Korban diduga selingkuh dengan pria berinisial B (49).
"Bambang membunuh Aryati karena diduga selingkuh dengan B. Hubungan Bambang dan Aryati diketahui tidak harmonis karena sudah pisah ranjang," kata Zainullah.
(TribunnewsMaker.com/Dika Pradana)