Berita Kriminal

DENDAM Kesumat! ASN di OKU, Sumsel Bacok Kepala Desa, Leher Korban Bersimbah Darah: Warga Geger!

Editor: Dika Pradana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI ASN di OKU Selatan tega membacok kades, kondisi korban bersimbah dara, diduga dipicu karena dendam

TRIBUNNEWSMAKER.COM - LANTARAN dendam kesumat, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan brutal membacok Kepala Desa (Kades) di OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Dalam insiden ini, oknum ASN tersebut mengaku telah lama menyimpan dendamnya pada kades itu.

Hingga pada akhirnya, dia mendapatkan kesempatan untuk menganiaya korban dengan arit.

Sebelumnya, pelaku telah merencanakan aksi pembacokan tersebut.

ILUSTRASI PEMBACOKAN (Istimewa)

Diketahui, pelaku merupakan ASN di Pemkab OKU Selatan.

Pelaku bernama Deny Aprizon Alias Dayat berusia 41 tahun.

Dalam insiden ini, korban menderita luka di leher dan tengkuk kena arit pelaku.

Informasi dihimpun, pelaku Deny Aprizon alias Dayat warga Dusun 4 Bumi Agung Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan diduga melakukan Percobaan Pembunuhan Berencana, dengan membacok leher korban dari belakang Putra Perdaus (43) seorang Kades di Desa Bumi Agung Jaya Kecamatan Buay Rawan.

Diketahui, otif pelaku membacok korban karena dendam pribadi.

Baca juga: BRUTAL! Cekcok saat Mabuk, 2 Pemuda di Timika Bacok Temannya hingga Tewas, Korban Bersimbah Darah

Beruntung korban, yang mengenakan jaket tebal tak mengalami luka serius.

Korban menderita luka gores di leher dan tengkuk korban.

Namun atas perlakukan yang diterimanya langsung melaporkan kejadian ke SPKT Polres OKU Selatan dan Satreskrim Polres OKU Selatan langsung bergerak cepat meringkus pelaku.

Kapolres OKU Selatan AKBP Listiyo Dwi Nugroho SIK, MH melalui Kasihumas Iptu Ibni Holdon membenarkan telah mengamankan salah seorang ASN yang diduga mencoba melakukan tindakan pembacokan.

"Peristiwa kejadian terjadi di parkiran Masjid di Jalan Desa Bumi Agung Jaya Kecamatan Buay Rawan, yang mengakibatkan baju korban robek dan luka gores pada di leher bagian belakang dan luka gores di bagian punggung belakang,"terang Kasihumas, Rabu (27/9).

Lebih lanjut, pembacokan yang terjadi Selasa (26/9) sekira pukul 22.30 Wib.

Halaman
1234