Berita Viral

TRAGIS! Gadis Remaja 15 Tahun di Tuban Dianiaya OTK hingga Tangannya Putus, Trauma Berat

Editor: Eri Ariyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gadis remaja 15 tahun di Tuban dianiaya OTK hingga tangannya putus

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang gadis remaja berusia 15 tahun menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Peristiwa penganiayaan itu tepatnya di Jalan Raya Tuban - Babat, tepatnya di Pertigaan Desa Banjar, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Akibat pembacokan tersebut tangan kanan korban putus dan harus dirujuk ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis. 

Ilustrasi penusukkan. (iStockPhoto)

Baca juga: INNALILLAHI Niat Lerai Teman Berkelahi, Pemuda di Bandung Malah Ditusuk Pisau, Korban Berakhir Tewas

Paman korban Muhammad Suwito mengatakan, korban pamit ke orangtuanya untuk keluar rumah dan hendak bermalam di rumahnya di Desa Widang. 

Namun, saat ditunggu hingga larut malam sekira pukul 00.30 WIB, keponakannya tidak juga datang bermalam di rumahnya.

"Ibu korban sempat menelepon saya menanyakan keberadaan korban di rumah," kata Suwito kepada Kompas.com, Kamis (2/11/2023).

Keesokan harinya, ibu korban memberi kabar keponakannya sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Babat dengan kondisi tangan terputus dibacok orang.

Pihak keluarga seketika panik dan melihat kondisi korban yang juga masih syok.

ILUSTRASI penusukkan (TribunMedan.com)

Baca juga: INNALILLAHI! Pria di NTT Ditemukan Tewas Kondisi Mabuk di Dalam Posyandu, Meninggal Tidak Wajar

"Kondisi anaknya masih trauma, kalau ditanya tidak ingat persis kejadiannya, ingatnya hanya mampir ke SPBU AKR saja," ungkapnya. 

Sementara, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tuban, Iptu Rianto membenarkan, adanya peristiwa pembacokan oleh sekelompok orang tidak dikenal di wilayah Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. 

Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku yang sudah meresahkan masyarakat.

"Polisi masih penyelidikan, untuk mengungkap karena dalam sepekan ini ada dua kejadian," katanya.

ILUSTRASI ibu tusuk anak di Koja, Jakarta Utara, sang anak histeris mohon ampun, ibunya minta maaf saat membunuh (Tribunnews)

Berita Lainnya, DETIK-DETIK Ibu Depresi di Koja, Jakarta Tusuk Anaknya, Kesakitan Minta Ampun: 'Maafkan Mama, Nak!'

Diduga depresi, seorang ibu di Koja, Jakarta Utara nekat berusaha menghabisi nyawa anaknya meski sudah berteriak histeris memohon ampun.

Dalam kasus ini, ibu tersebut menusuk tubuh dari anaknya yang masih berusia enam tahun.

Halaman
123