Berita Viral

'Sudah Diklakson' Kesaksian Masinis KA Probowangi Tabrak Elf di Lumajang, Warga: Minibus Mati Mesin!

Editor: Dika Pradana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kecelakaan maut Kereta Api vs Elf, terjadi di Dusun Prayuana, Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Minggu (19/11/2023) malam.

Kereta api tersebut menyerempet minibus elf berisi 15 orang.

Akibat insiden nahas itu, 11 orang dikabarkan meninggal dunia.

Dilansir dari siaran TV One, mobil minibus tersebut diduga datang dari arah selatan dengan kecepatan tinggi.

Namun, saat hendak melintas, mobil tersebut terserempet kereta yang melaju dari arah timur hingga terseret beberapa meter dari pintu perlintasan.

Setelah kejadian tersebut, warga sekitar yang pertama kali membantu mengevakuasi para korban kemudian disusul oleh petugas kepolisian yang datang.

Usai menghantam mobil, kereta tetap melanjutkan perjalanan.

Sementara empat korban lainnya yang mengalami luka-luka dilarikan ke RSUD Lumajang.

Baca juga: TERBONGKAR! Kelakuan Bos ke ART yang Tewas Diterkam Harimau saat Kasih Makan: Dipaksa walau Takut!

Ilustrasi rel kereta api. (THINKSTOCKPHOTOS)

Keterangan pihak PT KAI.

PT KAI memberikan keterangan terkait kecelakaan kereta dan mini bus tersebut.

Hal itu diketahui ketika warga net di X yang mengeluhkan adanya keterlambatan keberangkatan Kereta Probowangi ke akun resmi PT KAI.

"Selamat malam dan Railmin mohon maaf atas ketidaknyamanannya Kak. Perjalanan KA Probowangi 266 mengalami keterlambatan imbas tertemper truk di Wilayah Klakah. Dikarenakan kendala tersebut, terdapat pengecekan rangkaian yang membuat perjalanan KA Probowangi mengalami keterlambatan. Kembali Railmin ucapkan mohon maaf atas keterlambatan yang dialami. Trims," tulis akun resmi tersebut.

Pengakuan Saksi Warga

Seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, Nandiati Artha mengatakan minibus Elf dengan nomor polisi N 7646 T itu diduga menerobos lintasan kereta api tanpa palang pintu di Klakah, Lumajang.

Saat melintasi rel kereta api, Elf yang membawa rombongan warga Nganjuk, Jawa Timur yang berlibur dari Probolinggo tersebut tiba-tiba mengalami mati mesin.

"Kereta sudah dekat mati mesinnya mungkin yaa diterobos terus ditabrak sama keretanya, "ujar Nandiati saat dikonfirmasi Tribunnews.

Menurut Nandiati lokasi kejadian kecelakaan tersebut sangat gelap.

Memang kata dia daerah tersebut kerap terjadi kecelakaan karena palang kereta api tidak berpintu.

"Soalnya gelap dan enggak ada palang pintu," ujar Nandiati.

Kini kasus kecelakaan maut ini membuat geger publik.

Artikel ini diolah dariĀ TribunJakarta.com