Korban perselingkuhan biasanya akan dibanjiri simpati, nasihat dan rasa kasihan, yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Perhatian yang tidak diminta itu juga tidak berdampak baik untuk proses penyembuhan hati kita.
Dalam momen sensitif ini, kita mungkin membutuhkan bantuan profesional dengan konsultasi terapis.
Tujuannya untuk mendapatkan perspektif yang tidak memihak, yang biasanya kita rasakan ketika curhat dengan orang dekat.
Percakapan mendalam dengan ahlinya bisa membantu kita bangkit kembali dari hubungan yang hancur dan siap mengambil keputusan.
Baca juga: Sering Dengki & Iri Hati? Ini Cara Manjur Obati Penyakit Ain Disertai Doa Meminta Kesembuhan
3. Mengingat faktor manusiawi dalam diri kita dan pasangan
Memaafkan pasangan yang selingkuh dengan menganggapnya kekhilafan semata setelah merusak kepercayaan kita bukan hal yang sepenuhnya tepat.
Namun menyimpan rasa dendam, marah dan melihat pasangan sebagai monster juga tidak membantu menghilangkan rasa sakit hati kita.
Kita tidak perlu memaafkan atau melupakan tindakan pasangan namun menyimpan kebencian itu terus-terusan hanya akan mempertahankan luka hati.
4. Memperbaiki diri dan berkembang
Dengan memperbaiki sikap, maka dirimu akan dengan mudah mengembangkan dirimu.
Dirimu harus hidup berkembang dan menunjukkan perbaikan taraf hidupmu.
Jadilah pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Dengan begitu, doi akan menyesal telah mengkhianati cintamu.
5. Mendekatkan diri pada Tuhan